Kurang perlindungan, ratusan budaya tradisional punah

Rabu, 28 Agustus 2013 - 22:04 WIB
Kurang perlindungan,...
Kurang perlindungan, ratusan budaya tradisional punah
A A A
Sindonews.com - Kondisi budaya tradisional asli Indonesia, khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat ini sangat memprihatinkan. Faktor utama penyebabnya ialah kurangnya upaya perlindungan dari pemerintah sebagai pemegang kebijakan.

"Sudah seharusnya ada aturan yang dibuat oleh pemerintah, baik pada tingkat kabupaten/kota atau provinsi terkait perlindungan terhadap budaya tradisional yang ada di DIY. Peraturan yang harusnya ada tersebut haruslah mencakup perlindungan, pelestarian, pengembangan, bahkan pendanaan," ujar Kepala Pusat Studi Kebudayaan UGM Dr Aprinus Salam di Kantor PS Kebudayaan UGM Yogyakarta, Rabu (28/8/2013).

Diungkapkan Aprinus, menurut penelitian yang ada, saat ini di Kabupaten Sleman saja ada sekitar 200 jenis budaya tradisional yang sudah punah dan hampir punah. Baginya kondisi tersebut memprihatinkan, mengingat perjuangan kelompok masyarakat mempertahankan hidup budaya tradisional.

"Dalam Perda Keistimewaan (Perdais) saja, perhatian pemerintah terhadap budaya rakyat sedikit sekali. Memang ada beberapa pasal yang mengatur soal kebudayaan, tapi juga hanya fokus pada budaya yang ada di Keraton dan Pakualaman," imbuhnya.

Dikatakan Aprinus, dengan adanya peraturan perlindungan budaya tradisional, masyarakat memiliki pegangan hukum yang jelas. Aturan tersebut nantinya bisa berdiri sendiri atau terintegrasi dengan Perdais. "Dan yang penting juga, sanksi terhadap pelanggaran harus jelas. Karena dalam draf Perdais saat ini saja, sanksi yang ada hanya berupa sanksi sosial," tuturnya.

Selain tidak adanya perlindungan, faktor transfer ilmu budaya tradisional yang makin tidak sempurna atau berkurang esensinya saat ini menjadi faktor lain kepunahan budaya tradisional.

Sementara itu, Humas Masyarakat Adat dan Tradisi Mataram (Matram) Dewanto mengatakan, isu kebudayaan merupakan isu yang sangat marjinal. Karenanya negara seharusnya memberikan perlindungan dan perhatian terhadap kebudayaan.

"Ironis rasanya, dimana Yogyakarta yang katanya menjaddi pusat budaya tapi proteksi terhadap budaya masih minim. Memang sudah ada Perda Nomor 4 tahun 2011 tentang Tata Nilai Budaya DIY. Namun sayangnya, implementasi dari perda ini juga tidak jelas," ujarnya.

Ketua Matram Bardikari sebagai pelaku budaya tradisional membenarkan makin banyaknya budaya tradisional DIY yang punah atau hampir punah. Dicontohkannya, budaya Langen Wondro Wanoro yang saat ini tinggal ada satu kelompok kesenian yang masih menjalani seni wayang orang tersebut.

"Kelompok ini memang masih bisa bertahan hidup meski itupun dihidupi oleh para anggotanya sendiri. Sangking tidak diperhatikannya budaya tradisional, bahkan penikmat seni tradisi yang ada hanya tinggal para pelakunya sendiri," tuturnya.
(kri)
Berita Terkait
Kenalkan Budaya Nusantara,...
Kenalkan Budaya Nusantara, Perinma Gelar This is Indonesia
KEN 2024 Resmi Digelar,...
KEN 2024 Resmi Digelar, Hadirkan Ragam Parade Festival Seni dan Budaya Indonesia
Jelaskan Tarian Nusantara...
Jelaskan Tarian Nusantara kepada Jokowi, Butet Kartaredjasa: Bangun Akar dan Budaya
Tujuh Tari Tradisional...
Tujuh Tari Tradisional Asal Indonesia yang Mendunia
Satukan Kebudayaan di...
Satukan Kebudayaan di IKN, Festival Harmoni Budaya Nusantara 2024 Resmi Ditutup
Jagantara Hadirkan Pasar...
Jagantara Hadirkan Pasar Rakyat di Tengah Mal, Nostalgia Jajanan Masa Kecil
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Pacu Jalur, Olahraga...
Pacu Jalur, Olahraga Tradisional Riau yang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved