Golkar: Alat peraga kampanye tidak efektif

Rabu, 28 Agustus 2013 - 04:45 WIB
Golkar: Alat peraga...
Golkar: Alat peraga kampanye tidak efektif
A A A
Sindonews.com - Ketua DPP Partai Golkar Agun Gunanjar Sudarsa mengatakan mendukung aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang membatasi calon legislatif (Caleg) dalam memasang alat peraga kampanye seperti baliho atau spanduk. Menurutnya, alat peraga seperti spanduk dan baliho tidak begitu efektif.

"Kita harus cerdas melihat itu. Maka alat peraga itu sudah tidak lagi efektif. Selain mengotori lingkungan dan merusak lingkungan," katanya saat dihubungi SINDO di Jakarta, Selasa (27/8/2013) malam.

Ia mnilai, masyarakat sudah sangat pintar untuk tidak lagi memilih seseorang karena money politic atau kekuasaan. Justru yang terpilih adalah orang-orang yang blusukan dan mampu mendekati suara rakyat.

Dia pun mengapresiasi peraturan tersebut. Pasalnya, orientasi Pemilu 2014 adalah pemilu berkualitas. Sehingga pemilih memperoleh informasi yang utuh tentang caleg.

"Maka akan terjadi pergeseran dari baliho spanduk ke leaflet, stiker dan kartu nama. Karena disana bisa dicetak lebih lengkap soal calegnya. Leflet akan lebih lengkap dibanding baliho," katanya.

Namun demikian, menurutnya untuk kampanye perorangan memang butuh perluasan. Meskipun tetap harus ada pembatasan. "Kalau tidak akan terjadi kapitalisasi politik buat yang berkemampuan tinggi masif dibanding yang baru-baru," katanya.

Ketua Komisi II ini mengatakan, kampanye dialogis yang diharapkan dan harus lebih didorong kampanye caleg. Dia menambahkan bahwa pemasangan alat peraga akan menambah besarnya biaya politik.

"Satu dapil lebih dari 600 desa. Satu desa 10 baliho jadi butuh 6.000 baliho kali 10.000 sudah berapa. Kan berat. Makanya baliho cukup partai dan desa cukup satu," katanya.
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Dasco Sebut RUU Perampasan...
Dasco Sebut RUU Perampasan Aset dan RUU Ketenagakerjaan Tetap Dibahas pada Masa Reses
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Infografis
Syarat Sah Hewan Kurban,...
Syarat Sah Hewan Kurban, Tidak Boleh Cacat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved