Kasum TNI buka Latma Koarmabar tahun 2013

Selasa, 27 Agustus 2013 - 17:14 WIB
Kasum TNI buka Latma...
Kasum TNI buka Latma Koarmabar tahun 2013
A A A
Sindonews.com - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Marsekal Madya (Marsdya) TNI Boy Syahril Qamar secara resmi membuka Latihan Markas Komando Armada Barat (Latma Koarmabar) tahun 2013, bertempat di Aula Yos Sudarso Mako Koarmabar, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2013).

Latma Koarmabar ditandai dengan penyematan kepada perwakilan peserta latihan oleh Kasum TNI. Latihan Posko dilaksanakan di Mako Koarmabar mulai tanggal 27-29 Agustus 2013, dengan melibatkan 1.400 personel,terdiri dari 360 personel sebagai penyelenggara dan 1.040 personel (910 personel TNI AL dan 130 personel TNI AU).

Sedangkan Latihan Lapangan akan dilaksanakan mulai tanggal 31 Agustus s.d. 5 September 2013 di perairan Laut Jawa dan Laut Natuna. Adapun Alutsista yang akan dilibatkan dalam latihan tersebut yakni TNI AL melibatkan 1 Sigma Kelas DPN, 5 PK Kelas PTM, 1 FPB Kelas BKD dan 1 Condor Kelas KLB, sedangkan dari TNI AU melibatkan 2 Hawk 100/200 dan 1 Boeing 737 Intai Strategis.

Kasum TNI dalam sambutannya mengatakan, bahwa tujuan latihan adalah untuk menyusun dan menguji rencana operasi Koarmabar selaku Kotamaops TNI. Berdasarkan rencana tindakan menghadapi kontingensi yang mungkin terjadi di wilayah tanggungjawabnya dengan sasaran umum tersusun dan terujinya dokumen strategis berupa rencana operasi Koarmabar selaku Kotamaops TNI yang merupakan bagian dari rencana Yudha TNI.

"Latihan yang akan dilaksanakan ini merupakan suatu kegiatan penting dan memiliki bobot sangat strategis, serta merupakan kegiatan yang harus dilaksanakan secara terus menerus di masa damai guna meningkatkan profesionalisme prajurit TNI dan peran TNI AL dalam mengemban tugas pokok yang selalu dihadapkan kepada berbagai kemungkinan kontinjensi yang dapat timbul sewaktu-waktu di wilayah laut yurisdiksi nasional," ujar Boy.

Dilanjutkannya, melalui latihan ini diharapkan dapat mewujudkan kesiapsiagaan operasional Armabar dalam menghadapi setiap ancaman yang mungkin timbul.

“Keterbatasan yang ada hendaknya jangan dijadikan alasan untuk tidak berbuat sesuatu, untuk itu berlatihlah dengan semangat tinggi sehingga akan dapat mewujudkan Prajurit TNI yang profesional dan handal," tegas BOy.

Ia menambahkan, bahwa kebijakan yang diambil saat ini adalah bentuk kepedulian pimpinan TNI agar dapat terwujudnya prajurit TNI AL yang profesional. Pimpinan TNI menyadari bahwa untuk mewujudkan prajurit yang profesional banyak faktor yang mempengaruhi, salah satu diantaranya faktor kondisi alutsista.

“Setiap penyelenggaraan Latma mempunyai arti yang sangat strategis bagi jajaran TNI AL dalam mengemban tugas karena semakin banyak melaksanakan latihan, diharapkan satuan operasional dapat terpelihara dan dapat ditingkatkan kemampuannya baik teknis, taktis maupun kecepatan dan ketepatan dalam pengambilan keputusan”, kata Marsdya TNI Boy Syahril Qamar.
(kri)
Berita Terkait
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Profil Wakil Panglima...
Profil Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Teman Seangkatan Jenderal Agus Subiyanto
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Tokoh yang Pernah Terima...
Tokoh yang Pernah Terima Pangkat Jenderal TNI (HOR)
Daftar Jenderal Baru...
Daftar Jenderal Baru TNI AD, AL, dan AU pada Juli 2023
Profil Mayor Teddy,...
Profil Mayor Teddy, Ajudan Prabowo yang Viral di Medsos
Berita Terkini
Kepala BGN: Program...
Kepala BGN: Program MBG Akan Diberlakukan di Arab Saudi
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Nadiem Bacakan Pledoi:...
Nadiem Bacakan Pledoi: Usai Terima Bintang Mahaputra Adipradana Dihadiahi Jeruji Besi
Boni Hargens: Keterbukaan...
Boni Hargens: Keterbukaan Kapolri Perkuat Relasi Negara dan Masyarakat
Qodari Ungkap Makna...
Qodari Ungkap Makna Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila
Pembentukan DSI Dinilai...
Pembentukan DSI Dinilai Langkah Revolusioner Prabowo
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved