KPK diminta selidiki aliran Rp7,3 miliar ke DPR
Senin, 26 Agustus 2013 - 08:39 WIB
KPK diminta selidiki aliran Rp7,3 miliar ke DPR
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Komisi III DPR Gede Pasek Suardika meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelidiki bukan hanya sekadar mendalami dugaan aliran uang Rp7,3 miliar dari PT Adhi Karya yang mengalir ke anggota DPR dalam pembahasan anggaran sport center Hambalang, Bogor Jawa Barat tahun 2010 dan 2011.
"Aliran dana memang harus diselidiki untuk memastikan apakah itu sampai atau diatasnamakan saja," kata Pasek kepada SINDO di Jakarta, Minggu (25/8/13).
Menurutnya, hal ini penting diketahui publik. Sehingga jelas diketahui siapa yang bermain dan siapa yang tidak tahu hanya sekadar menjalankan tugas dan tanggung jawab posisinya tersebut.
"Kalau soal pemeriksaan 15 anggota DPR yang inisialnya disebut itu, kan sudah sebagian diperiksa. Tinggal sebagian saja. Diperiksa kan hal biasa untuk membuat terang masalahnya," bebernya.
Karenanya. lanjut politisi asal Bali ini, publik mesti terus mengamati bagaimana langkah KPK berikutnya menyikapi 15 nama tersebut.
"Ya kita saksikan saja apa yang dilakukan (KPK) untuk Hambalang. Apakah dicicil, dipilih atau dipilah-pilah," tandasnya.
"Aliran dana memang harus diselidiki untuk memastikan apakah itu sampai atau diatasnamakan saja," kata Pasek kepada SINDO di Jakarta, Minggu (25/8/13).
Menurutnya, hal ini penting diketahui publik. Sehingga jelas diketahui siapa yang bermain dan siapa yang tidak tahu hanya sekadar menjalankan tugas dan tanggung jawab posisinya tersebut.
"Kalau soal pemeriksaan 15 anggota DPR yang inisialnya disebut itu, kan sudah sebagian diperiksa. Tinggal sebagian saja. Diperiksa kan hal biasa untuk membuat terang masalahnya," bebernya.
Karenanya. lanjut politisi asal Bali ini, publik mesti terus mengamati bagaimana langkah KPK berikutnya menyikapi 15 nama tersebut.
"Ya kita saksikan saja apa yang dilakukan (KPK) untuk Hambalang. Apakah dicicil, dipilih atau dipilah-pilah," tandasnya.
(kri)