Golkar minta JK tak tergiur dengan Konvensi Demokrat
Kamis, 22 Agustus 2013 - 12:03 WIB
Golkar minta JK tak tergiur dengan Konvensi Demokrat
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar Nurul Arifin berharap, politikus senior Jusuf Kalla (JK) tak tergiur untuk ikut konvensi semi terbuka penjaringan calon presiden (capres) dari Partai Demokrat.
"Tanpa merendahkan kandidat yang ada, level Pak JK sudah melampaui kandidat yang lain. Saya sarankan Pak JK tidak tergiur ikut konvensi," kata Nurul saat dihubungi wartawan, Kamis (22/8/2013).
Anggota Komisi I DPR ini juga meyakini baik JK maupun Demokrat memiliki banyak pertimbangan untuk memutuskan hal tersebut.
"Faktor Pak JK punya pertimbangan yang matang untuk nerima atau nolak. Demokrat juga punya pertimbangan mengundang Pak JK," tegasnya.
Namun, Nurul menyerahkan seluruh keputusan kepada JK. Kendati demikian, dia kembali menegaskan kalau dia berharap, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) itu tak mengikuti mekanisme tersebut.
"Dengan segala hormat saya kepada Pak JK, rasanya tawaran untuk jadi peserta konvensi Partai Demokrat lebih baik jika tidak diikuti," kata bintang film era 80-an ini menegaskan.
"Pak JK adalah tokoh yang sosoknya sudah melampaui kandidat yang lain. Bukan kelas beliau untuk turut berkontestasi di konvensi tersebut," tuntasnya.
Sekadar informasi, nama JK memang kerap disebutkan akan diundang dan menjadi salah satu peserta konvensi semi terbuka dari partai bentukan Susilo Bambang Yudhoyono itu.
"Tanpa merendahkan kandidat yang ada, level Pak JK sudah melampaui kandidat yang lain. Saya sarankan Pak JK tidak tergiur ikut konvensi," kata Nurul saat dihubungi wartawan, Kamis (22/8/2013).
Anggota Komisi I DPR ini juga meyakini baik JK maupun Demokrat memiliki banyak pertimbangan untuk memutuskan hal tersebut.
"Faktor Pak JK punya pertimbangan yang matang untuk nerima atau nolak. Demokrat juga punya pertimbangan mengundang Pak JK," tegasnya.
Namun, Nurul menyerahkan seluruh keputusan kepada JK. Kendati demikian, dia kembali menegaskan kalau dia berharap, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) itu tak mengikuti mekanisme tersebut.
"Dengan segala hormat saya kepada Pak JK, rasanya tawaran untuk jadi peserta konvensi Partai Demokrat lebih baik jika tidak diikuti," kata bintang film era 80-an ini menegaskan.
"Pak JK adalah tokoh yang sosoknya sudah melampaui kandidat yang lain. Bukan kelas beliau untuk turut berkontestasi di konvensi tersebut," tuntasnya.
Sekadar informasi, nama JK memang kerap disebutkan akan diundang dan menjadi salah satu peserta konvensi semi terbuka dari partai bentukan Susilo Bambang Yudhoyono itu.
(stb)