Suap SKK Migas diduga untuk Pemilu 2014
Rabu, 21 Agustus 2013 - 09:32 WIB
Suap SKK Migas diduga untuk Pemilu 2014
A
A
A
Sindonews.com - Terbongkarnya kasus dugaan suap mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) Rudi Rubiandini, sebagian kalangan menduga bahwa hasil suap ini untuk pendanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.
Demikian dikatakan Koordinator Komite Pemilih Indonesia (Tepi) Jerry Sumampaw. Menurutnya, dari fakta dan hasil temuan sementara yang dibeberkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Jerry menduga uang hasil suap tersebut digunakan partai untuk mendanai pemilu yang akan datang. "Kita menduga dari fakta-fakta yang mulai terungkap, bahwa dana migas ini berhubungan dengan dana-dana pemilu. Sekarang konteksnya menuju Pemilu 2014," ujar Jerry kepada Sindonews, Rabu (21/8/2013).
Jerry menuturkan, agenda politik terdekat adalah pelaksanaan konvensi bakal penjaringan calon presiden dari Partai Demokrat. Jerry memiliki alasan, partai tersebut memiliki kader di Kementerian Ekonomi Sumber Daya Mineral (ESDM) yang bawahannya saat ini sedang terjerat kasus suap Rudi Rubiandini.
Selain itu, indikasi lain yang bisa mengarahkan kepada dugaan keterlibatan menteri ESDM Jero Wacik adalah ditemukannya sejumlah uang sebesar 200 ribu Dolar Amerika di ruang Sekjen ESDM, Waryono Karno.
"Karena Demokrat sedang melakukan konvensi, lalu munculah kasus ini. Sebelumnya kita memang mmpertanyakan dari mana dana konvensi ini," katanya.
Menurutnya, menjelang perhelatan Pemilu 2014 mendatang, tidak ada kasus korupsi yang terpisah dari kebutuhan partai dan pemilu. Dari itu, Jerry berharap KPK berani dan mampu mengusut kasus suap kepala SKK Migas itu tidak selesai di Rudi Rubiandini.
Demikian dikatakan Koordinator Komite Pemilih Indonesia (Tepi) Jerry Sumampaw. Menurutnya, dari fakta dan hasil temuan sementara yang dibeberkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Jerry menduga uang hasil suap tersebut digunakan partai untuk mendanai pemilu yang akan datang. "Kita menduga dari fakta-fakta yang mulai terungkap, bahwa dana migas ini berhubungan dengan dana-dana pemilu. Sekarang konteksnya menuju Pemilu 2014," ujar Jerry kepada Sindonews, Rabu (21/8/2013).
Jerry menuturkan, agenda politik terdekat adalah pelaksanaan konvensi bakal penjaringan calon presiden dari Partai Demokrat. Jerry memiliki alasan, partai tersebut memiliki kader di Kementerian Ekonomi Sumber Daya Mineral (ESDM) yang bawahannya saat ini sedang terjerat kasus suap Rudi Rubiandini.
Selain itu, indikasi lain yang bisa mengarahkan kepada dugaan keterlibatan menteri ESDM Jero Wacik adalah ditemukannya sejumlah uang sebesar 200 ribu Dolar Amerika di ruang Sekjen ESDM, Waryono Karno.
"Karena Demokrat sedang melakukan konvensi, lalu munculah kasus ini. Sebelumnya kita memang mmpertanyakan dari mana dana konvensi ini," katanya.
Menurutnya, menjelang perhelatan Pemilu 2014 mendatang, tidak ada kasus korupsi yang terpisah dari kebutuhan partai dan pemilu. Dari itu, Jerry berharap KPK berani dan mampu mengusut kasus suap kepala SKK Migas itu tidak selesai di Rudi Rubiandini.
(maf)