Rektor ITB angkat bicara soal Rudi Rubiandini

Jum'at, 16 Agustus 2013 - 16:50 WIB
Rektor ITB angkat bicara...
Rektor ITB angkat bicara soal Rudi Rubiandini
A A A
Sindonews.com - Rudi Rubiandini, mantan kepala SKK Migas yang dijadikan tersangka kasus suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat orang-orang terdekat terhenyak. Pasalnya Rudi memiliki sederet prestasi saat berada di lingkungan akademisi.

Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Akhmaloka mengakui hal tersebut. Dia bertutur, Rudi memiliki karir yang positif dan menanjak saat menjadi staf pengajar di kampus yang telah memiliki standar akreditasi internasional ini.

"Prestasi-prestasi yang bersangkutan yang paling menonjol sudah jadi guru besar dalam usia relatif muda. Saya kira itu sebuah prestasi," kata Rektor ITB Akhmaloka di Gedung Rektorat ITB, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (16/8/2013).

Namun Akhmaloka tidak tahu persis di usia berapa Rudi jadi guru besar. "Saat itu usianya 40-an, belum mencapai 50 tahun. Beliau jadi guru besar cukup lama, 5 tahun lebih," jelasnya.

Karir Rudi sebagai guru besar terhenti karena pada 2010 ia ditugaskan di BP Migas. Kemudian menjadi wakil menteri ESDM dan terakhir menjabat kepala SKK Migas.

Setelah tidak lagi jadi guru besar dan pengajar, Rudi tidak lagi aktif di ITB. Tapi ia sesekali masih datang ke sana. Misalnya saat Ramadan lalu, ia datang karena diundang mahasiswa untuk jadi pembicara di hadapan mahasiswa baru.

Meski sudah jadi pejabat, Rudi dikenal di kalangan ITB sebagai sosok yang ramah. "Kalau di-SMS juga suka membalas. Dia pribadi yang baik," ucap Akhmaloka.

Hal itu yang kemudian membuat seluruh civitas akademika ITB kaget dengan kasus yang menimpa Rudi. Sosok Rudi pun jadi perbincangan hangat di kalangan keluarga besar dan alumni ITB.

Selain jadi guru besar di usia muda, ada prestasi lain yang cukup menonjol. Rudi pernah jadi dosen teladan ITB pada tahun 1990-an. Rudi saat itu aktif sebagai dosen di Fakultas Pertambangan dan Perminyakan ITB.

"Beliau sangat profesional dan teladan betuk. Tahun 1990-an beliau jadi dosen teladan (peringkat) ketiga. Kalau tidak salah tahun 1994," ungkap Akhmaloka.
(hyk)
Berita Terkait
KPK Tegaskan Informasi...
KPK Tegaskan Informasi Laporan Penyelidikan Dugaan Korupsi ESDM Bocor Tak Benar
KPK Ungkap Trik Oknum...
KPK Ungkap Trik Oknum Pegawai Kementerian ESDM Manipulasi Dana Tukin
Memalukan, 9 PNS Kementerian...
Memalukan, 9 PNS Kementerian ESDM Ditahan Terkait Kasus Korupsi Tukin
Gedung Minerba Digeledah...
Gedung Minerba Digeledah KPK, Menteri ESDM: Dugaan Korupsi Tukin
Menteri ESDM Pecat 10...
Menteri ESDM Pecat 10 PNS Tersangka Korupsi Tukin
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana Tukin Kementerian ESDM, KPK Tetapkan 10 Orang jadi Tersangka
Berita Terkini
Pukat UGM: Pelimpahan...
Pukat UGM: Pelimpahan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Miliki Dasar Hukum
Pukat UGM: Penetapan...
Pukat UGM: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bisa Gugur Bila Tanpa Pemeriksaan
Cerita Rudi Margono...
Cerita Rudi Margono Ditunjuk Jadi Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Ketum DPP Rekat Indonesia...
Ketum DPP Rekat Indonesia Dukung Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat Korupsi
Kejagung: Dugaan Pelanggaran...
Kejagung: Dugaan Pelanggaran Etik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Diproses
Gus Aab Nilai NU Butuh...
Gus Aab Nilai NU Butuh Kiai Zulfa yang Mampu Hubungkan Turats dengan Persoalan Kekinian
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved