PPATK minta akses telusuri rekening calon panglima dan kapolri

Rabu, 14 Agustus 2013 - 08:00 WIB
PPATK minta akses telusuri...
PPATK minta akses telusuri rekening calon panglima dan kapolri
A A A
Sindonews.com - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) mendesak pemerintah melibatkan PPATK dalam melakukan seleksi calon pejabat negara, termasuk calon panglima TNI dan kapolri.

"Tujuan dari implementasi penelusuran rekam jejak transaksi keuangan para calon itu jelas, yaitu mencoba memilih pejabat yang bersih, bebas korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)," ujar Wakil Ketua PPATK Agus SAntoso saat berbincang dengan Sindonews, Rabu (14/8/2013).

Penelusuran transaksi keuangan para calon pejabat negara termasuk calon panglima TNI dan kapolri, menurutnya penting, sehingga tidak hanya sekadar melporkan harta kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai penyelenggara negara (LHKPN). Tapi kekayaan para calon pejabat negara tersebut ditelusuri melalui PPATK.

"Proses inilah yang menjadi peluang dan kesempatan untuk mendapatkan calon yang jujur dan berintegritas," kata Agus.

Informasi rekam jejak keuangan calon panglima TNI dan kapolri, juga pejabat negara strategis lainnya, dapat diberikan PPATK sesuai amanat UU TPPU yaitu penelusuran kekayaan calon pejabat hanya sebatas informasi.

"Sesuai UU TPPU penelusuran transaksi keuangan calon hanya sebatas informasi, bukan laporan hasil analisis yang hasilnya dilaporkan ke penegak hukum," paparnya.

Selain itu, lanjut dia, informasi yang dihasilkan PPATK harus diperlakukan sangat rahasia. "Kalaupun diminta dijelaskan oleh PPATK dalam sidang Komisi IX DPR, maka dilakukan dalam sidang tertutup dan apa yang dibahas dalam sidang diperlakukan layaknya rahasia jabatan," jelas dia.

Dia berharap pemerintah dalam hal ini Tim Penilai Akhir (TPA) calon pejabat negara, termasuk calon panglima TNI dan kapolri, memiliki keinginan untuk memilih pemimpin yang bersih dari korupsi dan pencucian uang, dengan melibatkan PPATK melakukan penelusuran transaksi keuangan para calon pejabat negara.

"Saya berharap proses seleksi calon pejabat strategis termasuk calon kapolri dan panglima dilakukan pula penelusuran rekam jejak keuangannya. Ini bukan mencari tindak pidana korupsi atau pencucian uang, namun mengedepankan kepatutan dan kewajaran sebagai bagian dari penilaian integritas calon," kata pensiunan pegawai Bank Indonesia ini.
(lal)
Berita Terkait
5 Jenderal TNI-Polri...
5 Jenderal TNI-Polri yang Dikenal Sederhana dan Tak Suka Hidup Bermewah-mewahan
Panglima TNI dan Kapolri...
Panglima TNI dan Kapolri Mantapkan Sinergitas TNI Polri di Papua
Usia Pensiun Prajurit...
Usia Pensiun Prajurit TNI dari Pangkat Terendah hingga Tertinggi
Tingkatkan Sinergi,...
Tingkatkan Sinergi, Kadiv Humas Polri Terima Kunjungan Kapuspen TNI
Rakornis Puspom-Propam...
Rakornis Puspom-Propam Polri, Panglima TNI Minta Para Personel Lebih Humanis
Soal Bentrok TNI-Polri,...
Soal Bentrok TNI-Polri, Pengamat: Perlu Riset untuk Temukan Embrio Masalah
Berita Terkini
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved