Aptisi tegaskan pentingnya reakreditasi prodi

Selasa, 13 Agustus 2013 - 15:47 WIB
Aptisi tegaskan pentingnya...
Aptisi tegaskan pentingnya reakreditasi prodi
A A A
Sindonews.com - Batas waktu bagi tiap program studi (prodi) di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) untuk mengajukan reakreditasi semakin dekat. Untuk mendorong reakreditasi, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) melakukan pelatihan sebagai wujud pembinaan.

"Kami sendiri sudah melakukan pelatihan terkait akreditasi ini pada seluruh PTS di Indonesia. Memang akreditasi itu merupakan sesuatu yang sudah melekat pada PTS. Akreditasi menjadi suatu keniscayaan dan wujud pertanggungjawaban PTS pada publik. Jadi harusnya sebelum habis waktu berlakunya, pengajuan reakreditasi sudah harus dilakukan," ujar Ketua Aptisi Pusat Prof Dr Edy Suandi Hamid di Yogyakarta, Selasa (13/8/2013).

Diakui Edy, hingga saat ini masih banyak PTS yang belum paham mengenai akreditasi, sehingga masih kurang upaya untuk mendapatkan nilai baik. Pelatihan mengenai akreditasi oleh Aptisi sendiri di Batam beberapa waktu lalu. "Padahal, kalau tidak terakreditasi jelas tidak diakui," imbuhnya.

Batas waktu reakreditasi prodi sendiri menurut UU Perguruan Tinggi jatuh pada 31 Agustus 2013 mendatang. Bagi prodi yang belum terakreditasi atau masa berlaku akreditasinya telah habis akan mendapat sanksi pencabutan izin penyelenggaraan.

Menurut Edy, pemberi nilai akreditasi jelas saat ini masih dilakukan oleh Badan Akresitasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Mengingat makin sempitnya waktu, ia mengimbau agar prodi yang belum terakreditas atau akan habis masa akreditasinya dalam enam bulan kedepan wajib segera mengajukan akreditasi pada BAN PT.

"Masalah BAN PT tidak siap, tidak masalah. Yang penting pengajuannya masuk dulu. Memang ada kemungkinan akan mengendap di BAN PT karena keterbatasan tenaga disana. Namun akan lebih baik daripada tidak mengajukan sama sekali. Dan dalam pengajuan akreditasi ini saya pikir menjadi tanggung jawab ketua prodi masing-masing," tutur Rektor UII Yogyakarta ini.
(kri)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved