Ical enggan komentari Nazarudin
Sabtu, 03 Agustus 2013 - 14:50 WIB
Ical enggan komentari Nazarudin
A
A
A
Sindonews.com - Ketua umum Partai Golkar Aburizal Bakrie tidak mau berkomentar terkait dua elite Partai Golkar yang disebut mantan Bendahara Umum partai Demokrat Muhammad Nazarudin.
Ical sapaan akrab Aburizal Bakrie, mengatakan apa yang disampaikan Nazarudin tidak perlu dicerna matang-matang. Pasalnya, pesakitan kasus korupsi Hambalang dan Wisma Atlet tersebut berbicara tanpa fakta.
"Saya tidak mau berkomentar masalah itu, ngapain cuap-cuap ngomongin dia," kata Ical, di kantor Golkar, Jakarta, Sabtu (3/8/2013).
Untuk diketahui, dua kader partai Golkar disebut-sebut Nazarudin terkait dua kasus yang berbeda. Dua kader tersebut adalah Bambang Soesatyo yang dikaitkan dengan kasus Simulator SIM dan Setya Novanto yang dikaitkan dengan kasus E-KTP.
Sebelumnya, Bambang Soesatyo yang juga wakil bendahara umum (Wabendum) Golkar mengatakan, tidak perlu menanggapi ucapan Nazarudin yang dianggapnya sudah gila.
"Sebenarnya saya malas mengomentari orang stres," jelas Bambang beberapa waktu lalu.
Senada dengan Bambang, Setya pun mengatakan hal yang sama terkait ucapan Nazarudin tersebut. Setya yang juga Bendahara umum (Bendum) tak lepas dari serangan mantan orang penting di partai Demokrat itu.
Selain dua elite Golkar tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Golkar Aziz Syamsuddin juga disebut-sebut terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek simulator SIM Polri.
Ical sapaan akrab Aburizal Bakrie, mengatakan apa yang disampaikan Nazarudin tidak perlu dicerna matang-matang. Pasalnya, pesakitan kasus korupsi Hambalang dan Wisma Atlet tersebut berbicara tanpa fakta.
"Saya tidak mau berkomentar masalah itu, ngapain cuap-cuap ngomongin dia," kata Ical, di kantor Golkar, Jakarta, Sabtu (3/8/2013).
Untuk diketahui, dua kader partai Golkar disebut-sebut Nazarudin terkait dua kasus yang berbeda. Dua kader tersebut adalah Bambang Soesatyo yang dikaitkan dengan kasus Simulator SIM dan Setya Novanto yang dikaitkan dengan kasus E-KTP.
Sebelumnya, Bambang Soesatyo yang juga wakil bendahara umum (Wabendum) Golkar mengatakan, tidak perlu menanggapi ucapan Nazarudin yang dianggapnya sudah gila.
"Sebenarnya saya malas mengomentari orang stres," jelas Bambang beberapa waktu lalu.
Senada dengan Bambang, Setya pun mengatakan hal yang sama terkait ucapan Nazarudin tersebut. Setya yang juga Bendahara umum (Bendum) tak lepas dari serangan mantan orang penting di partai Demokrat itu.
Selain dua elite Golkar tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Golkar Aziz Syamsuddin juga disebut-sebut terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek simulator SIM Polri.
(lal)