Hanura Bali yakin Wiranto-HT mampu membangun Indonesia
Jum'at, 26 Juli 2013 - 10:58 WIB
Hanura Bali yakin Wiranto-HT mampu membangun Indonesia
A
A
A
Sindonews.com - Pasangan kandidat Calon Presiden dan Wakil Presiden Wiranto dan Hary Tanoesoedibjo (HT) merepresentasikan perpaduan mayoritas dan minoritas, sehingga bisa melahirkan harapan baru bagi kepemimpinan di Indonesia.
Hal itu diungkapkan Ketua DPD Partai Hati NUrani Rakyat (Hanura) Bali, Gede Ngurah Wididana (GNW). Menurutnya, Wiranto merupakan representasi masyarakat muslim di Jawa, sedangkan HT sebagai warga keturunan yang mewakili kelompok minoritas.
"Wiranto-HT merupakan pasangan serasi. Ini harapan baru untuk perubahan bangsa ke arah yang lebih baik," tegas Gede saat dihubungi Jumat (26/7/2013).
Keduanya merepresentasikan komposisi mayoritas dan minoritas, pribumi dan non pribumi. "Selama ini, tidak ada komposisi yang diusulkan atau paket capres-cawapres yang sudah merepresentasikan seperti itu," ungkapnya.
Dia menilai duet Wiranto-HT berpeluang besar memenangkan Pemilihan Presiden 2014 mendatang. Keyakinannya itu berdasarkan kemajuan Partai Hanura dalam menjalankan roda politiknya.
Bahkan dalam beberapa hasil survei, Partai Hanura dikenal bersih dan mengalami peningkatan elektabilitas serta popularitas yang cukup signifikan.
"Kami sekarang 7 persen, sebelumnya sekitar 1, 5 persen. Peningkatannya hampir 5 kali lipat," imbuh pria yang disapa Pak Oles ini.
Oles mengaku, deklarasi Wiranto-HT yang dilakukan beberapa waktu lalu, untuk memberikan pendidikan politik bagi masyarakat dalam penyampaian visi misi dan kepemimpinan kedua figur.
"Pasangan ini bukan capres survei. Mereka berbekal visi yang kuat dalam membangun bangsa ini," tukas anggota DPRD Bali ini yang maju sebagai caleg DPR RI.
Apalagi, majunya Wiranto-HT sebagai Capres dan Cawapres sudah melewati mekanisme organisasi secara formal dan mendapat dukungan dari seluruh jajaran partai dari pusat hingga akar rumput.
Kini, tugas besar bagi partainya untuk bisa menggolkan duet Wiranto-HT meraih suara signifikan dalam Pemilu 2014.
"Sekarang kami perkuat branding partai yang bersih mengedepankan hati nurani, terus menggalang relasi yang luas dan kesoliditan partai untuk memenangkan pemilu dan pilpres," tutupnya.
Hal itu diungkapkan Ketua DPD Partai Hati NUrani Rakyat (Hanura) Bali, Gede Ngurah Wididana (GNW). Menurutnya, Wiranto merupakan representasi masyarakat muslim di Jawa, sedangkan HT sebagai warga keturunan yang mewakili kelompok minoritas.
"Wiranto-HT merupakan pasangan serasi. Ini harapan baru untuk perubahan bangsa ke arah yang lebih baik," tegas Gede saat dihubungi Jumat (26/7/2013).
Keduanya merepresentasikan komposisi mayoritas dan minoritas, pribumi dan non pribumi. "Selama ini, tidak ada komposisi yang diusulkan atau paket capres-cawapres yang sudah merepresentasikan seperti itu," ungkapnya.
Dia menilai duet Wiranto-HT berpeluang besar memenangkan Pemilihan Presiden 2014 mendatang. Keyakinannya itu berdasarkan kemajuan Partai Hanura dalam menjalankan roda politiknya.
Bahkan dalam beberapa hasil survei, Partai Hanura dikenal bersih dan mengalami peningkatan elektabilitas serta popularitas yang cukup signifikan.
"Kami sekarang 7 persen, sebelumnya sekitar 1, 5 persen. Peningkatannya hampir 5 kali lipat," imbuh pria yang disapa Pak Oles ini.
Oles mengaku, deklarasi Wiranto-HT yang dilakukan beberapa waktu lalu, untuk memberikan pendidikan politik bagi masyarakat dalam penyampaian visi misi dan kepemimpinan kedua figur.
"Pasangan ini bukan capres survei. Mereka berbekal visi yang kuat dalam membangun bangsa ini," tukas anggota DPRD Bali ini yang maju sebagai caleg DPR RI.
Apalagi, majunya Wiranto-HT sebagai Capres dan Cawapres sudah melewati mekanisme organisasi secara formal dan mendapat dukungan dari seluruh jajaran partai dari pusat hingga akar rumput.
Kini, tugas besar bagi partainya untuk bisa menggolkan duet Wiranto-HT meraih suara signifikan dalam Pemilu 2014.
"Sekarang kami perkuat branding partai yang bersih mengedepankan hati nurani, terus menggalang relasi yang luas dan kesoliditan partai untuk memenangkan pemilu dan pilpres," tutupnya.
(stb)