Raih penghargaan, KPK diharapkan tuntaskan kasus besar
Kamis, 25 Juli 2013 - 16:31 WIB
Raih penghargaan, KPK diharapkan tuntaskan kasus besar
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan penghargaan Raymond Magsaysay Award, Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso pun mengapresiasi pemberian tersebut.
"Berbangga dan ini mempertegas apa itu, penilaian bahwa KPK semakin berprestasi dan tidak salah pilihan kami terhadap lima komisioner yang kini memimpin KPK, ternyata menunjukkan prestasi yang gemilang," kata Priyo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2013).
Ia pun menyebut, jika lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang semula meragukan kredibilitas KPK, tertipu setelah KPK mendapat penghargaan tersebut. "Meski awalnya teman-teman di LSM meragukan, kemudian mereka kecele (tertipu) dan KPK hebat hingga mendapatkan award dari internasional," cetusnya.
Politikus Partai Golkar ini pun berharap, dengan diterimanya penghargaan itu, KPK bisa menuntaskan kasus-kasus yang selama ini mangkrak sebagai bukti mereka laik mendapatkan award tersebut. "Saya kira ini langkah baik untuk KPK meneruskan pekerjaan besarnya yang masih stuck (terbabaikan)," tuntasnya.
Juru Bicara (Jubir) KPK Johan Budi SP menjelaskan, pengumuman itu baru disampaikan oleh The Ramon Magsaysay Award Foundation, organisasi yang berpusat di Filipina.
"Penghargaan Raymond Magsaysay Award kepada KPK ini, merupakan penghargaan terhadap jerih payah masyarakat, NGO penggiat anti korupsi dan juga media massa di Indonesia dalam memerangi korupsi bersama KPK," kata Johan kepada SINDO di Jakarta, Rabu 24 Juli 2013, malam.
Dia menuturkan, penghargaan ini merupakan penilain pihak Raymond Magsaysay dalam melihat kinerja sejak awal berdiri KPK sampai sekarang. Seluruh jajaran di KPK dari tingkat bawah hingga pimpinan lanjut Johan, hanya menjalankan tugas memberantas korupsi secara sungguh-sungguh. "Independen dan tanpa pandang bulu," bebernya.
"Berbangga dan ini mempertegas apa itu, penilaian bahwa KPK semakin berprestasi dan tidak salah pilihan kami terhadap lima komisioner yang kini memimpin KPK, ternyata menunjukkan prestasi yang gemilang," kata Priyo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2013).
Ia pun menyebut, jika lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang semula meragukan kredibilitas KPK, tertipu setelah KPK mendapat penghargaan tersebut. "Meski awalnya teman-teman di LSM meragukan, kemudian mereka kecele (tertipu) dan KPK hebat hingga mendapatkan award dari internasional," cetusnya.
Politikus Partai Golkar ini pun berharap, dengan diterimanya penghargaan itu, KPK bisa menuntaskan kasus-kasus yang selama ini mangkrak sebagai bukti mereka laik mendapatkan award tersebut. "Saya kira ini langkah baik untuk KPK meneruskan pekerjaan besarnya yang masih stuck (terbabaikan)," tuntasnya.
Juru Bicara (Jubir) KPK Johan Budi SP menjelaskan, pengumuman itu baru disampaikan oleh The Ramon Magsaysay Award Foundation, organisasi yang berpusat di Filipina.
"Penghargaan Raymond Magsaysay Award kepada KPK ini, merupakan penghargaan terhadap jerih payah masyarakat, NGO penggiat anti korupsi dan juga media massa di Indonesia dalam memerangi korupsi bersama KPK," kata Johan kepada SINDO di Jakarta, Rabu 24 Juli 2013, malam.
Dia menuturkan, penghargaan ini merupakan penilain pihak Raymond Magsaysay dalam melihat kinerja sejak awal berdiri KPK sampai sekarang. Seluruh jajaran di KPK dari tingkat bawah hingga pimpinan lanjut Johan, hanya menjalankan tugas memberantas korupsi secara sungguh-sungguh. "Independen dan tanpa pandang bulu," bebernya.
(maf)