1.306.920 pemilih Depok siap nyoblos di Pileg 2014
Minggu, 21 Juli 2013 - 14:42 WIB
1.306.920 pemilih Depok siap nyoblos di Pileg 2014
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) terus melakukan verifikasi Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4). Salah satunya KPUD Kota Depok yang baru saja selesai memverifikasi DP4 yang diberikan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok.
Setelah diverifikasi, dari jumlah pemilih sebanyak 1.382.889 yang diberikan oleh pemerintah kota, menjadi 1.306.920 pemilih.
Jumlah itulah yang tercantum dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Anggota KPU Kota Depok Impi Khani Badjuri mengatakan verifikasi dilakukan oleh petugas pantarlih pemilu.
"Setelah verifikasi di lapangan oleh pantarlih, jadi DPS 1.306.920 pemilih," ujarnya kepada wartawan di Depok, Minggu (21/7/2013).
Impi menambahkan verifikasi dilakukan dengan mengoreksi nama-nama fiktif dan ganda. Impi menjamin seluruhnya sudah terhapus sehingga jumlah angka pemilih menjadi lebih kecil.
"Nama-nama ganda, nama fiktif, pemilih yang sudah meninggal, itu sudah terhapus. Memang kendalanya banyak orang pindah di Depok, saat kita cek rumahnya sudah tak di sana, inilah problem kota urban, mobilitas penduduk tinggi," kata Impi.
Impi mengajak seluruh masyarakat mengecek data dirinya di tiap RT dan RW sebelum Daftar Pemilih Tetap (DPT) diumumkan pada 21 September. Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), kata dia, yakni sebanyak 3.458.
"Masyarakat harus aktif cek ke RT, RW, kantor kelurahan selama DPT belum diumumkan," tandasnya.
Setelah diverifikasi, dari jumlah pemilih sebanyak 1.382.889 yang diberikan oleh pemerintah kota, menjadi 1.306.920 pemilih.
Jumlah itulah yang tercantum dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Anggota KPU Kota Depok Impi Khani Badjuri mengatakan verifikasi dilakukan oleh petugas pantarlih pemilu.
"Setelah verifikasi di lapangan oleh pantarlih, jadi DPS 1.306.920 pemilih," ujarnya kepada wartawan di Depok, Minggu (21/7/2013).
Impi menambahkan verifikasi dilakukan dengan mengoreksi nama-nama fiktif dan ganda. Impi menjamin seluruhnya sudah terhapus sehingga jumlah angka pemilih menjadi lebih kecil.
"Nama-nama ganda, nama fiktif, pemilih yang sudah meninggal, itu sudah terhapus. Memang kendalanya banyak orang pindah di Depok, saat kita cek rumahnya sudah tak di sana, inilah problem kota urban, mobilitas penduduk tinggi," kata Impi.
Impi mengajak seluruh masyarakat mengecek data dirinya di tiap RT dan RW sebelum Daftar Pemilih Tetap (DPT) diumumkan pada 21 September. Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), kata dia, yakni sebanyak 3.458.
"Masyarakat harus aktif cek ke RT, RW, kantor kelurahan selama DPT belum diumumkan," tandasnya.
(kri)