Djoko Susilo ditangkap KPK karena lupa mandikan keris

Selasa, 16 Juli 2013 - 21:34 WIB
Djoko Susilo ditangkap...
Djoko Susilo ditangkap KPK karena lupa mandikan keris
A A A
Sindonews.com - Tertangkapnya Irjen Pol Djoko Susilo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus kasus Simulator SIM di Korlantas Polri tak terlepas dari unsur klenik atau mistis. hal itu diakibatkan karena mantan Kakorlantas itu lalai dalam merawat keris pusakanya.

Keterangan itu terungkap lewat kesaksian Indra Jaya Februhariadi saat memberikan keterangan di depan majelis hakim dalam sidang lanjutan Djoko yang juga dijerat Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Selasa (16/7/13).

Indra pun menjelaskan, analisanya tentang kasus yang saat ini membelit Djoko Susilo. Dia berpandangan, hal tersebut terjadi lantaran dia lupa memandikan keris pusaka milik Djoko Susilo.

Padahal sudah menjadi kebiasaan keris-keris itu dimandikan setiap malam satu syuro. "Tapi waktu itu saya lupa memandikan. Akhirnya Pak Djoko keburu kena masalah," ujarnya disambut gelak tawa para pengunjung sidang.

Di sisi lain, tampak Djoko Susilo juga tak bisa menahan tawa mendengar komentar Indra. Hal yang sama juga tampak di raut wajah kuasa hukum Djoko dan JPU KPK.

Kecintaan terdakwa kasus Simulator SIM Irjen Pol Djoko Susilo terhadap benda pusaka keris ternyata sangat besar. Tak tanggung-tanggung, mantan Kakorlantas Polri itu mengoleksi keris berbagai jenis keris dengan jumlah yang fantastis.

Indra menuturkan, 16 keris yang dibeli Djoko darinya dibayar dengan sebuah rumah di Pesona Khayangan, Depok, Jawa Barat. Harganya sekitar Rp1,6 miliar.

Indra juga merupakan orang yang merawat keris pusaka milik Djoko Susilo. Menurutnya saat membeli beberapa keris dengan rumah seharga Rp1,6 miliar itu, Djoko Susilo juga masih memberikannya uang Rp150 juta.

"Saya juga masih dikasih uang tunai Rp 150 juta," beber Indra.

Lebih jauh, Indra menjelaskan, Djoko memang memiliki ratusan keris pusaka kendati dia mengaku lupa jumlah pasti keseluruhannya. "Totalnya saya lupa. Mungkin lebih dari 200 buah," jelasnya.
(kri)
Berita Terkait
Perkara Simulator SIM...
Perkara Simulator SIM Korlantas Polri, KPK Sita 2 Rumah Rp85 Miliar
Korlantas Polri Mulai...
Korlantas Polri Mulai Petakan Jalur Mudik dari Jakarta-Surabaya
Layanan SIM, STNK dan...
Layanan SIM, STNK dan BPKB Kembali Dibuka Jelang New Normal
Profil Brigjen Pol Agus...
Profil Brigjen Pol Agus Suryonugroho, Teman Seangkatan Kapolri yang Jadi Kakorlantas Polri
Implementasi Roadmap...
Implementasi Roadmap Era Digital Ditregident Korlantas Polri
Dukung Sekat Arus Balik,...
Dukung Sekat Arus Balik, Korlantas Polri Siapkan Sistem Layanan Virtual
Berita Terkini
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved