Golkar menang jika pemilu digelar sekarang
Selasa, 16 Juli 2013 - 20:14 WIB
Golkar menang jika pemilu digelar sekarang
A
A
A
Sindonews.com - Berdasarkan hasil survei terbaru Lembaga Survei Nasional (LSN), jika pemilihan umum (Pemilu) dilakukan hari ini maka Partai Golkar akan keluar menjadi pemenang. Hal itu berdasarkan hasil hasil survei LSN yang dilakukan pertanggal 1 sampai dengan 10 Mei 2013 lalu.
Peneliti (LSN) Dipa Pradipta mengatakan, dari hasil temuan LSN, partai yang diketuai Aburizal Bakrie tersebut berpotensi menang karena iklan layanan Partai Golkar di media cukup mempengaruhi tingkat elektabilitas partai.
"Karena Golkar salah satu partai yang terlihat peduli terhadap kepentingan-kepentingan rakyat dengan cara melakukan pencitraan di media yang cukup maksimal, melalui iklan kerakyatan ARB (Aburizal Bakrie)," kata Dipa di Hotel Grand Menteng, Jakarta, Selasa (16/7/2013).
Menurut hasil penelitian yang dilakukan LSN, strategi partai Golkar yang telah melakukan iklan layanan politik di media cukup melambungkan tingkat kepercayaan publik terhadap penawaran program partai berlambang pohon beringin tersebut.
"Iklan yang dilihatkan di televisi yang paling utama itu yang meningkatkan elektabilitas Golkar di mata publik. Karena masyarakat kita kebanyakan mendapat informasi melalui media televisi," ujarnya.
Berikut prediksi LSN tentang perolehan parpol jika pemilu dilaksanakan saat sekarang. Untuk lima besar, Golkar menempati peringkat pertama dengan raihan poin sebesar 19,7 persen, disusul PDIP sebesar 18,3 persen, di urutan ketiga Gerindra memperoleh 13,9 persen, Hanura di urutan keempat dengan perolehan 6,9 persen, dan Partai Demokrat turun di urutan kelima sebesar 6,1 persen.
Selanjutnya, diisi oleh PKB (4,8 persen), NasDem (4,6 persen), PPP (4,3 persen), PAN (3,8 persen), PKS (3,8 persen) dan PBB (1,4 persen). Dari 10 besar partai tersebut, sebesar 11,9 persen publik mengaku tidak memilih (Undecided).
Peneliti (LSN) Dipa Pradipta mengatakan, dari hasil temuan LSN, partai yang diketuai Aburizal Bakrie tersebut berpotensi menang karena iklan layanan Partai Golkar di media cukup mempengaruhi tingkat elektabilitas partai.
"Karena Golkar salah satu partai yang terlihat peduli terhadap kepentingan-kepentingan rakyat dengan cara melakukan pencitraan di media yang cukup maksimal, melalui iklan kerakyatan ARB (Aburizal Bakrie)," kata Dipa di Hotel Grand Menteng, Jakarta, Selasa (16/7/2013).
Menurut hasil penelitian yang dilakukan LSN, strategi partai Golkar yang telah melakukan iklan layanan politik di media cukup melambungkan tingkat kepercayaan publik terhadap penawaran program partai berlambang pohon beringin tersebut.
"Iklan yang dilihatkan di televisi yang paling utama itu yang meningkatkan elektabilitas Golkar di mata publik. Karena masyarakat kita kebanyakan mendapat informasi melalui media televisi," ujarnya.
Berikut prediksi LSN tentang perolehan parpol jika pemilu dilaksanakan saat sekarang. Untuk lima besar, Golkar menempati peringkat pertama dengan raihan poin sebesar 19,7 persen, disusul PDIP sebesar 18,3 persen, di urutan ketiga Gerindra memperoleh 13,9 persen, Hanura di urutan keempat dengan perolehan 6,9 persen, dan Partai Demokrat turun di urutan kelima sebesar 6,1 persen.
Selanjutnya, diisi oleh PKB (4,8 persen), NasDem (4,6 persen), PPP (4,3 persen), PAN (3,8 persen), PKS (3,8 persen) dan PBB (1,4 persen). Dari 10 besar partai tersebut, sebesar 11,9 persen publik mengaku tidak memilih (Undecided).
(kri)