PPP berupaya rebut hati publik lewat program pemilu
Selasa, 16 Juli 2013 - 18:36 WIB
PPP berupaya rebut hati publik lewat program pemilu
A
A
A
Sindonews.com - Lembaga Survei Nasional (LSN) merilis jika kepercayaan publik terhadap integritas partai politik (Parpol) menurun. Bagaimana elite parpol menanggapi hal tersebut?
Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Lukman Hakim Saifudin menilai, wajar jika kepercayaan masyarakat terhadap parpol belum dapat meningkat karena saat ini partai baru akan melakukan perubahan untuk pemilu.
"Kita juga harus memaklumi bahwa memang kondisinya ini sekarang parpol baru akan bangkit bergerak membenahi program-programnya menghadapi Pemilu 2014," kata Lukman di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (16/7/2013).
Menurutnya, hasil survei itu bisa dijadikan alat instrospeksi diri setiap parpol agar bisa meningkatkan kinerjanya mengembalikan kepercayaan masyarakat. "Tentu menjadi masukan seperti ini akan sangat bermakna bagi parpol untuk meningkatkan kinerjanya," jelasnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR ini pun mengklaim, jika di partai berbasis massa Islam itu telah lama berupaya untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat melalui calon anggota legislatif (caleg) yang telah didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Bagi PPP, ada atau tidak ada survei, kita akan terus meningkatkan, apalagi sejak dua bulan lalu caleg-caleg sudah diinstruksikan untuk ke dapilnya masing-masing untuk melakukan mengembangkan program-program untuk mendulang suara sebanyak-banyaknya di Pemilu 2014," tuntasnya.
Untuk diketahui, berdasarkan survei LSN (Lembaga Survei Nasional), tingkat kepercayaan publik terhadap integritas parpol hanya sebesar 42,6 persen. Sementara itu, sebanyak 53,9 persen mengaku kurang percaya, dan sisanya sebesar 3,5 persen publik menjawab tidak tahu.
Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Lukman Hakim Saifudin menilai, wajar jika kepercayaan masyarakat terhadap parpol belum dapat meningkat karena saat ini partai baru akan melakukan perubahan untuk pemilu.
"Kita juga harus memaklumi bahwa memang kondisinya ini sekarang parpol baru akan bangkit bergerak membenahi program-programnya menghadapi Pemilu 2014," kata Lukman di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (16/7/2013).
Menurutnya, hasil survei itu bisa dijadikan alat instrospeksi diri setiap parpol agar bisa meningkatkan kinerjanya mengembalikan kepercayaan masyarakat. "Tentu menjadi masukan seperti ini akan sangat bermakna bagi parpol untuk meningkatkan kinerjanya," jelasnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR ini pun mengklaim, jika di partai berbasis massa Islam itu telah lama berupaya untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat melalui calon anggota legislatif (caleg) yang telah didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Bagi PPP, ada atau tidak ada survei, kita akan terus meningkatkan, apalagi sejak dua bulan lalu caleg-caleg sudah diinstruksikan untuk ke dapilnya masing-masing untuk melakukan mengembangkan program-program untuk mendulang suara sebanyak-banyaknya di Pemilu 2014," tuntasnya.
Untuk diketahui, berdasarkan survei LSN (Lembaga Survei Nasional), tingkat kepercayaan publik terhadap integritas parpol hanya sebesar 42,6 persen. Sementara itu, sebanyak 53,9 persen mengaku kurang percaya, dan sisanya sebesar 3,5 persen publik menjawab tidak tahu.
(kri)