Bukan petinggi parpol, Jokowi tak masuk survei LSN

Selasa, 16 Juli 2013 - 15:23 WIB
Bukan petinggi parpol,...
Bukan petinggi parpol, Jokowi tak masuk survei LSN
A A A
Sindonews.com - Meski cukup popular di mata publik, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tak masuk dalam survei Lembaga Survei Nasional (LSN) sebagai daftar Calon Presiden (Capres) 2014 mendatang.

Alasan LSN tak mengikut sertakan pria yang biasa disapa Jokowi tersebut karena mantan Wali Kota Solo itu tidak masuk dalam struktur petinggi di partai yang membesarkannya yakni PDIP.

"Yang dimaksud capres struktural disini adalah capres yang berasal dari steruktur tertinggi partainya masing-masing. Jokowi tidak masuk dalam survei karena tidak berada dalam struktur elite PDI perjuangan hingga saat ini," papar Peneliti Utama LSN, Gema Nusantara di Hotel Grand Menteng, Jakarta, Selasa (16/7/2013).

Sementara itu, dari sejumlah tokoh dan dan struktur tinggi partai politik (parpol), tiga besar capres dengan nilai tertinggi urutannya ditempati Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto. Masing-masing menempati posisi paling atas terkait elektabilitas Capres 2014 mendatang.

"Prabowo Subianto merupakan capres struktural dengan elektabilitas tertinggi dengan perolehan 22,7 persen, disusul ARB 16,3 persen dan Wiranto 13,2 persen," ucapnya.

Sebelumnya, Jokowi salah satu figur capres paling populer dimata publik. Sekalipun belum ada kejelasan dari partai PDIP untuk mengusungnya menjadi capres pilihan partai, nama Jokowi belakangan paling diunggulkan bisa mengalahkan lawan-lawannya pada Pilpres 2014.

Berikut hasil survei LSN terkait capres 2014 beserta urutan-urutannya. Peringkat pertama ditempati Prabowo Subianto (22,7), Aburizal Bakrie (16,3), Wiranto (13,2), Megawati Soekarnoputri (13) Hatta Rajasa (5,2), Yusril Ihza Mahendra (5,1).

Diurutan berikutnya ada nama Surya Paloh (4,6), Sutiyoso (1,9), Anis Matta (1,7) Marzuki Alie (1,7) Suryadharma Ali (1,5) Muhaimin Iskandar (1,2).
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Menangkan Praperadilan...
Menangkan Praperadilan soal Penangkapan, Roy Suryo Kian Pede Jalani Sidang Praperadilan Kedua
Menhut Raja Antoni:...
Menhut Raja Antoni: Hutan Jadi New Engine of Green Growth, Pembangunan-Kelestarian Harus Berjalan Seiring
Hakim Kabulkan Sebagian...
Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilannya, Roy Suryo: Babak Baru Hukum Indonesia
Dari Sosialisme Islam...
Dari Sosialisme Islam menuju Negara Kesejahteraan: Agenda Kerakyatan SEMMI untuk Indonesia
Rencana Kejagung Jerat...
Rencana Kejagung Jerat Nadiem Makarim dengan TPPU Diapresiasi Pakar Hukum
Indonesia-India Sepakati...
Indonesia-India Sepakati 15 Kerja Sama, Restorasi Candi Prambanan hingga Rudal BrahMos
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved