Bawaslu nilai iklan ucapan puasa tak melanggar

Senin, 15 Juli 2013 - 15:51 WIB
Bawaslu nilai iklan...
Bawaslu nilai iklan ucapan puasa tak melanggar
A A A
Sindonews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menilai banyaknya iklan bergambar partai politik atau personal politik yang bertema Ramadan, dianggap sesuatu yang sah dan tidak melanggar UU Pemilu.

Demikian dikatakan komisioner Bawaslu Nelson Simanjuntak. Menurutnya, partai politik atau personal politik berhak untuk memberi ucapan selama beribadah puasa Ramadan ataupun selamat berbuka puasa, asal tidak membubuhkan nomor urut partai atau nomor urut calon anggota legislatif tertentu.

"Kalau dia menyebutkan sebagai peserta pemilu dengan nomer itu disebut kampanye, kalau murni hanya mengucapkan selamat, atau mengiklankan diri ya enggak ada yang melarang, itu sah-sah saja. Tidak ada aturan yang melarang itu," ungkap Nelson, di Kantor Bawaslu, Jakarta, Senin (15/7/2013).

Lebih jauh dia menjelaskan, iklan parpol di media massa cetak maupun elektronik dianggap melanggar UU Pemilu apa bila partai politik tertentu memberikan ucapan kepada masyarakat sembari memberi imbauan untuk memilih partai bersangkutan.

"Jadi enggak masalah karena kan sama saja dengan iklan produk-produk lainnya," ujarnya.

Dia menuturkan, berdasarkan jadwal tahapan pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menjadwalkan secara resmi kampanye umum partai. Menurutnya, Bawaslu mengklaim berpegang teguh kepada kampanye resmi seperti penyelenggaraan kampanye terbuka (umum) selama tiga minggu sampai menjelang masa tenang. Selain itu, kampanye resmi di media elektronik.

"Kan yang tidak boleh dikecualikan sekarang cuma dua, yaitu nanti hanya boleh dalam waktu tiga minggu sampe denga masa tenang, yaitu kampanye rapat umum yang rame-rame ke lapangan, sama iklan melalui media elektronik," jelasnya.
(lal)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat 4 Pati Polri Jadi Komjen, Ini Daftar Lengkapnya
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim: Mereka Tahu Saya Tidak Bersalah
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved