PAN nilai putusan Bawaslu soal caleg, cacat hukum

Kamis, 11 Juli 2013 - 16:48 WIB
PAN nilai putusan Bawaslu...
PAN nilai putusan Bawaslu soal caleg, cacat hukum
A A A
Sindonews.com - Ketua Badan Hukum Partai Amanat Nasional (PAN), Didik Suprianto mengatakan, keputusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait sidang sengketa pemilu terhadap daerah pemilihan (Dapil) Sumatera Barat (Sumbar) I, cacat hukum.

Demikian dikatakan Didik saat melakukan konferensi pers di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN. Menurutnya, keputusan yang diambil Bawaslu tidak menganut kepada sistem subtansi masalah, namun lebih ke persoalan administrasi.

Padahal, secara administrasi calon anggota legislatif (caleg) yang dicoret, terbukti sah secara administrasi memenuhi kriteria, harus diikutsertakan dalam pemilu legislatif (pileg).

"Saya mengkritisi, bahwa Bawaslu dalam memutuskan lebih kepada keputusan administrasi, tapi tidak melihat subtansi masalah," kata Didik, di DPP PAN, Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2013).

Selain itu, keputusan yang diambil Bawaslu hanya memberikan waktu yang sedikit saja kepada PAN, menjelang penutupan waktu sidang berakhir. "Saya kritisi dibacakan 30 menit habisnya sengketa jam 12 malam. Setelah kami pelajari mendapat cacat hukum, dan putusan bisa dibatalkan," ujarnya.

Dia melanjutkan, PAN masih menolak hasil keputusan Bawaslu yang mencoret dapil Sumbar I. Kata Didik, langkah yang akan diambil PAN akan melakukan kajian hukum sebelum melaporkan hal tersebut keapada lembaga sengketa pemilu lainnya. "Pertimbangan hukumnya KPU, kami (PAN) akan diskusikan, apakah akan ke DKPP, PTUN dan MK," tambahnya.

Seperti diketahui, Bawaslu akhirnya mencoret caleg dari dapil I Sumbar, karena alasan administrasi. Pencoretan caleg atas nama Selvyana Sofyan Hosen yang notabene bekas atlet penembak nasioanal tersebut, dilatarbelakangi karena Ijazah bersangkutan bermasalah.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Menangkan Praperadilan...
Menangkan Praperadilan soal Penangkapan, Roy Suryo Kian Pede Jalani Sidang Praperadilan Kedua
Menhut Raja Antoni:...
Menhut Raja Antoni: Hutan Jadi New Engine of Green Growth, Pembangunan-Kelestarian Harus Berjalan Seiring
Hakim Kabulkan Sebagian...
Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilannya, Roy Suryo: Babak Baru Hukum Indonesia
Dari Sosialisme Islam...
Dari Sosialisme Islam menuju Negara Kesejahteraan: Agenda Kerakyatan SEMMI untuk Indonesia
Rencana Kejagung Jerat...
Rencana Kejagung Jerat Nadiem Makarim dengan TPPU Diapresiasi Pakar Hukum
Indonesia-India Sepakati...
Indonesia-India Sepakati 15 Kerja Sama, Restorasi Candi Prambanan hingga Rudal BrahMos
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved