Menag: Kerukunan umat Indonesia terbaik di dunia

Selasa, 09 Juli 2013 - 13:58 WIB
Menag: Kerukunan umat...
Menag: Kerukunan umat Indonesia terbaik di dunia
A A A
Sindonews.com - Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali (SDA) mengklaim kerukunan antarumat beragama di Indonesia yang terbaik di dunia.

Meski tergolong mayoritas, menurutnya umat Muslim di Indonesia sangat memperhatikan umat minoritas. Pria yang juga sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini membantah bila selama ini persoalan yang dialami GKI Yasmin Bogor adalah permasalahan agama. Dia mengatakan, persoalan GKI Yasmin Bogor adalah permasalahan hukum.

"Persoalan gereja Yasmin saya harap tidak dibawa ke ranah agama, tidak semua persoalan rumah ibadah sumbernya agama. Yang berkaitan rumah ibadah yang sulit dibangun karena semata-mata urusan Izin Mendirikan Bangunan," ujar Suryadharma Ali di Kemenag, jalan lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2013).

Di negara manapun, kata dia, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diberlakukan untuk bangunan apapun. Berkaitan dengan pendirian rumah ibadah ini, dia merujuk pada data Litbang Kementerian Agama periode 1977-2004.

Yakni, pertumbuhan rumah ibadah Kristen mencapai 133 persen, Katholik 152 persen, Hindu 475 persen, Budha 368 persen. Sementara pertumbuhan rumah ibadah Islam hanya 64 persen.

Dia pun merujuk pada kerja sama pelaksaan MTQ tahun 2012 di Ambon. Sekedar diketahui, Ambon merupakan wilayah yang pernah terjadi konflik antara umat Kristen dengan Islam.

Akan tetapi, Gubernurnya saat ini yang beragama Kristen telah datang kepadanya bersama tokoh Kristen, Islam, Hindu, Budha, Konghucu, Kepala suku, agar pelaksanaan MTQ digelar di Ambon.

"Di situ kita melihat betapa hebatnya kerja sama dalam pelaksanaan MTQ. Terutama umat Kristen dan tokoh gereja. Panitia dari umat Kristiani banyak. Paduan suara gereja jadi paduan suara yang ditampilkan pada pembukaan dan penutupan. Mars MTQ dinyanyikan paduan suara gereja," ucapnya.

Dan lagu-lagu rohani Islam dinyanyikan oleh paduan suara gereja. Selain itu, dia juga merujuk pada pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) yang diselenggarakan di Sulawesi Tenggara. Dimana 94 persen penduduknya beragama Islam.

Walau demikian, pelaksanaan Pesparawi tersebut berlangsung tanpa gangguan. Bahkan, kata dia, 85 persen panitianya dari umat Islam.

Begitu juga, kata dia, dengan pelaksanaan Swayamvara Tripitaka Gatha Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Kalimantan Timur.

Lebih lanjut dia menambahkan bahwa tidak ada negara di belahan dunia manapun, hari besar setiap agama diperingati secara nasional dan dijadikan hari libur nasional. Serta turut dihadiri oleh Presiden dan wakil presiden.
(lal)
Berita Terkait
Jejak Buddha Nusantara,...
Jejak Buddha Nusantara, Komitmen MNSBDI untuk Kerukunan dan Budaya
Kemenag Siapkan Regulasi...
Kemenag Siapkan Regulasi Khusus Rumah Doa untuk Perkuat Kerukunan
PKUB Kemenag Inisiasi...
PKUB Kemenag Inisiasi Festival Kerukunan di Desa, Warga: Luar Biasa
Ratusan Orang Muda Lintas...
Ratusan Orang Muda Lintas Agama dan Kepercayaan Rawat Toleransi
Revitalisasi Paradigma...
Revitalisasi Paradigma Trilogi Kerukunan untuk Kebutuhan Umat Saat ini
Menjaga Kerukunan Umat...
Menjaga Kerukunan Umat Beragama: Menuju Indonesia Emas Tahun 2024
Berita Terkini
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Agum Gumelar: Biar Wajahnya Garang, tapi Humanis
Prabowo Beri Penghormatan...
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Ryamizard Ryacudu
Momen Hangat Prabowo-Megawati,...
Momen Hangat Prabowo-Megawati, Tertawa hingga Bergandeng Tangan
Prabowo, Megawati Hadiri...
Prabowo, Megawati Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, SBY dan Jokowi Tak Terlihat
Prabowo Pimpin Upacara...
Prabowo Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
Prabowo Tiba di Kantor...
Prabowo Tiba di Kantor Kemhan Jelang Upacara Persemayaman Ryamirzad Ryamizard Ryacudu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved