Seni tari sejalan dengan kurikulum 2013

Kamis, 04 Juli 2013 - 19:24 WIB
Seni tari sejalan dengan...
Seni tari sejalan dengan kurikulum 2013
A A A
Sindonews.com - Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI) menjadi tempat Seminar Budaya dan Pagelaran Tari Ayodya Pala untuk menandai ulang tahun Ayodya Pala ke-33 tahun. Pagelaran yang bertemakan “Dengan Seni Menjangkau Dunia” ini, digelar di Gedung IX FIB UI.

Ketua pelaksana HUT ke-33 Ayodya Pala, Denta Mandra Pradipta B, menjelaskan tentang penyelenggaraan diskusi budaya dan juga pagelaran seni tari guna memperkenalkan “Srikandi Ayodya Pala” yang senantiasa menjadi kader-kader yang cinta Budaya dan siap menjadi duta di masyarakat. Sementara Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Somad ikut menghadiri seminar yang dihadiri oleh lebih dari 200 peserta.

"Seminar ini menghadirkan pakar-pakar dari seni kebudayaan dan mereka juga bertekad untuk melakukan perubahan seni kebudayaannya di daerah Depok khususnya. Ayodya Pala merupakan sanggar seni di dalam negeri yang mendapatkan peringkat satu di Vietnam," ungkapnya dalam sambutannya, Kamis (4/7/2013).

Idris menilai seminar budaya memiliki nilai yang stategis, karena lewat budaya hubungan internasional antar negara dapat dipererat. "Tuhan menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya, wajah dengan seindah-indahnya, serta kemampuan berpikir. Semoga dengan adanya seminar Budaya dan Pagelaran Tari Ayodya Pala ini dapat dijadikan motivasi untuk masyarakat Indonesia dengan pembaruan melalui seni budaya Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu Dosen Antropologi Tari Program Studi Tari Fakultas Seni Pertunjukan Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Maria Darmaningsih, mengatakan dalam kurikulum 2013, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menambah 1 jam 35 menit anak didik untuk berada di sekolah. Hal itu bisa dilakukan salah satunya dengan menghidupkan lagi budaya menari di dalam kelas.

"Menari di dalam kelas bertujuan untuk membuat suasana kelas menjadi hidup, menghilangkan rasa penat dan bosan. Sehingga para anak didik setelah menari 2-3 menit akan mendapatkan semangat baru," ujar Maria.

Maria menambahkan dalam gerakan tari mencerminkan beberapa nilai dalam kehidupan. Seperti gerakan Mendhak dan gerakan Sembahan.

"Gerakan Mendhak merupakan ungkapan kedekatan kita manusia dengan ibu bumi, hampir semua tarian di Indonesia senantiasa dalam posisi mendhak atau merendah. Sementara gerakan Sembahan merupakan ungkapan rasa menghargai antar sesama dan hormat ke alam semesta. Sembahan seringkali digunakan di awal dan di akhir tarian," tutup Maria.
(lal)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Breaking News! Wamentan...
Breaking News! Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved