Dituding terima suap, Aher belum kepikiran gugat Fathanah
Rabu, 26 Juni 2013 - 13:51 WIB
Dituding terima suap, Aher belum kepikiran gugat Fathanah
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), membantah dirinya kecipratan duit Rp450 juta dari terdakwa penerima suap pengurusan impor daging sapi, Ahmad Fathanah. Meski begitu, Aher belum kepikiran untuk menggugat Ahmad Fathanah.
"Kita lihat nanti lah, tenang saja dulu," kata Aher di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/6/2013).
Soal dirinya dikait-kaitkan dengan Fathanah, Aher mengaku hanya bisa tertawa. "Saya jadi geli, mau ketawa gitu. Itu kebohongan yang luar biasa, gitu kan," ungkapnya.
Aher lalu meminta hal itu ditelusuri untuk mengetahui kebenarannya. "Makanya supaya kelihatan benar-tidaknya telusuri saja pada yang bersangkutan, tanya saja pada yang bersangkutan," katanya.
Disinggung apakah akan mengecek pada tim kampanye soal kebenaran informasi itu, Aher tidak akan melakukannya. "Kalau dicek enggak akan ada. Sampai kiamat pun enggak akan ada," tegas politikus PKS itu.
Soal kesiapannya diperiksa KPK untuk menelusuri kebenaran informasi itu, Aher tidak menjawab tegas. "Enggak usah pakai kalimat siap tidak siap lah, tanyakan dulu ke mana mengalirnya (uang Rp450 juta itu)," tuturnya.
Aher mengatakan tidak mengenal dekat Fathanah. Ia hanya pernah bertemu sekali, itu pun secara kebetulan. "Saya enggak pernah ketemu langsung, saya pernah ketemu tidak langsung. Ada di sebuah tempat dia lewat, kan begitu enggak ada masalah kan," cetusnya.
Baru setelah ramai pemberitaan soal Fathanah, Aher mengaku baru sadar jika ia pernah bertemu Fathanah sekira Agustus tahun lalu.
"Pernah lihat wajahnya sekali, saya pikir bukan Ahmad Fathanah namanya. Kemudian muncul berita, oh itu Ahmad Fathanah. Karena saya enggak pernah ketemu khusus," tandas Aher.
"Kita lihat nanti lah, tenang saja dulu," kata Aher di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/6/2013).
Soal dirinya dikait-kaitkan dengan Fathanah, Aher mengaku hanya bisa tertawa. "Saya jadi geli, mau ketawa gitu. Itu kebohongan yang luar biasa, gitu kan," ungkapnya.
Aher lalu meminta hal itu ditelusuri untuk mengetahui kebenarannya. "Makanya supaya kelihatan benar-tidaknya telusuri saja pada yang bersangkutan, tanya saja pada yang bersangkutan," katanya.
Disinggung apakah akan mengecek pada tim kampanye soal kebenaran informasi itu, Aher tidak akan melakukannya. "Kalau dicek enggak akan ada. Sampai kiamat pun enggak akan ada," tegas politikus PKS itu.
Soal kesiapannya diperiksa KPK untuk menelusuri kebenaran informasi itu, Aher tidak menjawab tegas. "Enggak usah pakai kalimat siap tidak siap lah, tanyakan dulu ke mana mengalirnya (uang Rp450 juta itu)," tuturnya.
Aher mengatakan tidak mengenal dekat Fathanah. Ia hanya pernah bertemu sekali, itu pun secara kebetulan. "Saya enggak pernah ketemu langsung, saya pernah ketemu tidak langsung. Ada di sebuah tempat dia lewat, kan begitu enggak ada masalah kan," cetusnya.
Baru setelah ramai pemberitaan soal Fathanah, Aher mengaku baru sadar jika ia pernah bertemu Fathanah sekira Agustus tahun lalu.
"Pernah lihat wajahnya sekali, saya pikir bukan Ahmad Fathanah namanya. Kemudian muncul berita, oh itu Ahmad Fathanah. Karena saya enggak pernah ketemu khusus," tandas Aher.
(kri)