Metodelogi pembagian BLSM dipertanyakan

Selasa, 25 Juni 2013 - 20:55 WIB
Metodelogi pembagian...
Metodelogi pembagian BLSM dipertanyakan
A A A
Sindonews.com - Kesalahan data yang tidak tepat membuat distribusi Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) menjadi salah sasaran. Sejumlah kalangan meminta kepada pemerintah dan Badan Pusat Statistik (BPS), untuk transparan.

Anggota Komisi VIII DPR, Maruar Sirait mengatakan, data yang digunakan untuk BLSM tidaklah tepat, penerima yang tidak transparan membuat penerimaan BLSM tidak tepat sasaran. Hal itu dikarenakan data kependudukan yang digunakan tidaklah tepat dan pasti.

"Metodeloginya bagaimana, tidak ada sistem yang jelas," ujarnya saat dihubungi KORAN SINDO, Selasa (25/6/2013).

Menurutnya, pemerintah dan BPS tidak menjelaskan kriteria seperti apa yang mendapatkan BLSM. Sehingga membuat kecemburuan bagi yang seharusnya mendapatkan. Untuk itu, harus ada pengawasan yang dilakukan oleh stakholder terkait guna meningkatkan kejujuran bagi penerima BLSM.

"Di daerah ada anggota dewan di tingkat kabupaten kota. Anggota DPRD juga dapat mengawasi. bupati dan gubernur juga mempunyai peran untuk mengontrol penerima BLSM yang seharusnya," ujar dia.

Untuk itu, lanjut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, diharapkan data penerima BLSM dapat diakses oleh semua pihak, termasuk masyarakat. "Serta disertakan kriteria penerima agar tidak tepat sasaran lagi," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Kenaikan Harga BBM Tidak...
Kenaikan Harga BBM Tidak Bisa Dihindari, Namun Perlu Formula Tepat
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Penggunaan BBM Bersubsidi...
Penggunaan BBM Bersubsidi Harus Fokus ke Masyarakat Menengah ke Bawah
Berita Terkini
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved