Menteri ikut bagikan BLSM, bagian dari pencitraan

Senin, 24 Juni 2013 - 13:23 WIB
Menteri ikut bagikan...
Menteri ikut bagikan BLSM, bagian dari pencitraan
A A A
Sindonews.com - Pemerintah telah mengucurkan dana kompensasi Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di beberapa wilayah di Indonesia.

Dalam pembagian itu, turut ikut sejumlah menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II, hal ini lah yang dicurigai dapat menjadi ajang pencitraan sejumlah pembantu presiden tersebut.

Pasalnya, tidak sedikit dari mereka mencalonkan diri sebagi calon anggota legislatif (caleg) untuk Pemilu 2014, bahkan sebagai calon presiden (capres) mendatang.

Langkah itu pun dikritisi oleh Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung. Menurutnya, cara seperti itu rentan dengan pencitraan sejumlah tokoh tersebut.

"Apa yang kita curigai selama ini kan terbukti, memang ada upaya sekelompok orang menteri-menteri jadi caleg memanfaatkan itu. Apalagi bagi orang-orang yang persiapkan diri jadi calon presiden juga manfaatkan BLSM," terang Pramono di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (24/6/2013).

Ia pun menyayangkan dengan langkah yang seremonial dilakukan para menteri itu. "Kan menjadi terasa lucu kalau kemudian pembagian BLSM ini dibagikan oleh menteri-menteri yang sebenarnya tidak ada kaitannya dengan hal itu," terangnya.

Politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini pun menilai, jika kompensasi BLSM yang diberikan pemerintah belum sesuai harapan. "Tetapi masyarakat miskin, ternyata mereka yang tidak menerima BLSM ini banyak sekali. Bahkan ada yang terima BLSM langsung bayar hutang, beban masyarakat berat sekali. Pemerintah belum kontrol dengan baik, tentang kebutuhan masyarakat," pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah mengucurkan dana kompensasi BLSM sebagai dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, yang akan diberikan kepada rakyat miskin Indonesia selama empat bulan, dengan nilai Rp150 ribu.
(maf)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Kenaikan Harga BBM Tidak...
Kenaikan Harga BBM Tidak Bisa Dihindari, Namun Perlu Formula Tepat
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Penggunaan BBM Bersubsidi...
Penggunaan BBM Bersubsidi Harus Fokus ke Masyarakat Menengah ke Bawah
Berita Terkini
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved