Pemerintah bidik TKI jadi wirausaha

Minggu, 23 Juni 2013 - 19:30 WIB
Pemerintah bidik TKI...
Pemerintah bidik TKI jadi wirausaha
A A A
Sindonews.com - Pemerintah tengah membidik Tenaga Kerja Indonesia (TKI) purna menjadi wirausaha baru. Jika tingkat perekonomian kantung TKI tinggi maka minat bekerja di luar negeri akan berkurang.

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) Jumhur Hidayat mengatakan, TKI purna penempatan sangat potensial menjadi wirausaha baru. Selain mereka sudah mendapatkan sedikit pengetahuan ketika bekerja di luar negeri.

Menurut Jumhur, pada umumnya para TKI juga sudah mandiri dalam berusaha. “TKI purna harus dibina dan dilatih usaha, agar ekonominya bisa maju dan berkembang,” katanya di Gedung BNP2TKI, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (23/6/2013).

Berdasarkan data, Indonesia masih membutuhkan 4,76 juta wirausahawan atau dua persen dari seluruh penduduk untuk mencapai kondisi ideal. Sayangnya, penduduk Indonesia yang berprofesi sebagai wirausahawan baru mencapai 0,18 persen, dari total 238 juta penduduk.

Jumhur menjelaskan, pemerintah berniat menambah jumlah wirausahawan melalui TKI karena saat ini terjadi perkembangan kabupaten/kota yang menjadi kantong-kantong TKI. Menurut dia, dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia, 450 kabupaten/kota diantaranya menjadi kantong TKI. Para TKI itu bekerja di 178 negara penempatan seperti Malaysia, Arab Saudi, Korea Selatan, Hongkong dan Singapura.

Jumhur menerangkan, pemerintah juga gencar menyelenggarakan pameran produk-produk hasil kerajinan yang sudah dibuat TKI. Kebanyakan TKI purna membuka home industry yang memproduksi kerajinan jaket kulit, sepatu, batik, suvenir. Namun ada juga yang membuka usaha kuliner dan peternakan dan kolam ikan. “Mereka sangat kreatif untuk membuka usaha yang sesuai khas daerah masing-masing,” tuturnya.
(maf)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved