PKS tak ingin diceraikan SBY ala Aceng Fikri

Jum'at, 21 Juni 2013 - 11:20 WIB
PKS tak ingin diceraikan...
PKS tak ingin diceraikan SBY ala Aceng Fikri
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diharapkan tidak mengeluarkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Sekretariat Gabungan (Setgab) partai koalisi secara tidak hormat.

"Sebenarya persoalan ini sangat sederhana, bicara baik-baik, berikan keputusan. Selesai tuh barang, tak perlu berbelit," kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, Aboe Bakar Al Habsy saat dihubungi dari Gedung DPR, Jakarta, Jumat (21/6/2013).

Dia mengatakan, saat membangun koalisi dilakukan dengan cara baik-baik. Maka itu, sudah sewajarnya ketika berpisah dilakukan dengan cara yang baik. "Kita bikin kontrak hitam di atas putih, selesaikan pula dengan baik begitu," terangnya.

Namun, dia menilai kondisi saat ini yang terjadi dengan SBY selaku pimpinan koalisi layaknya hubungan mantan Bupati Garut Aceng Fikri dengan mantan sitriNYA Fani Oktora. Dimana, lanjutnya, Fani diceraikan melalui pesan singkat atau short massge servige (sms).

"Tentu kita masih ingat dengan kasus Aceng, kenapa publik marah kepada Aceng Fikri karena dia menceraikan Fani hanya dengan SMS, padahal nikahnya datang baik-baik," pungkasnya.
(kur)
Berita Terkini
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved