Koalisi SBY-Boediono tak ideal

Minggu, 16 Juni 2013 - 21:52 WIB
Koalisi SBY-Boediono...
Koalisi SBY-Boediono tak ideal
A A A
Sindonews.com - Sikap perbedaan pendapat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan pemerintah mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), tak sepenuhnya dapat disalahkan.

Hal itu disampaikan Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Bahtiar Effendi.

Menurutnya, dengan menganut sistem presidensial maka seharusnya pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak wajib memiliki anggota koalisi, itu berbanding terbalik jika menggunakan pola parlementer.

"Koalisi kaya begini problematis, kalau presidensial tidak ada koalisi, kalau parlementer baru. Karena pengaturan ini tidak lazim," kata Bahtiar, di DPR RI, Senayan, Jakarta, Minggu (16/6/2013).

Namun kata dia, dengan cara yang sudah dijalankan maka langkah yang bisa ditempuh SBY-Boediono sebagai pemerintah sekaligus pemimpin koalisi adalah bersikap tegas atas perbedaan pendapat dengan PKS.

"Soal kabinet, ini kan semua politik. Kenapa tidak dipecat hanya menyindir, kalau saya jadi presiden, PKS mengganggu (koalisi) saya reshuffle (menteri PKS)," terangnya.

Sementara itu, menurutnya, sikap perbedaan yang dilakukan PKS dengan pemerintah saat ini lebih kepada mengalihkan perhatian dari masalah yang menimpa partai besutan Anis Matta tersebut.

"Begini, menaikkan harga minyak tidak populer, PKS juga sedang ada masalah makanya dia harus melakukan sesuatu, saya kira penolakan PKS ada unsur bahwa partai ini butuh perhatian pada publik," tuntasnya.
(lal)
Berita Terkait
3 Koalisi Partai Pendukung...
3 Koalisi Partai Pendukung Capres 2024, Koalisi Prabowo Terbesar
Mengapa PDIP dan Nasdem...
Mengapa PDIP dan Nasdem Tak Hadir dalam Silahturahmi Ramadan Bersama Presiden?
Soal Peluang KIB dan...
Soal Peluang KIB dan KKIR Melebur dalam Pemilu 2024, Jokowi: Cocok
Silaturahmi Partai Koalisi...
Silaturahmi Partai Koalisi Pemerintah
Partai Berkarya Sepakat...
Partai Berkarya Sepakat Ikut Koalisi Partai Nonparlemen
Ketum Projo Beri Sinyal...
Ketum Projo Beri Sinyal Dukung Pembentukan Koalisi Besar
Berita Terkini
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved