Kemenag diminta negosiasi lagi dengan pihak Arab Saudi
Kamis, 13 Juni 2013 - 16:54 WIB
Kemenag diminta negosiasi lagi dengan pihak Arab Saudi
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Agama (Kemenag) diminta kembali bernegosiasi terkait pemotongan kuota haji Indonesia dari pihak Pemerintah Arab Saudi agar pemangkasan itu tidak terjadi.
"Pemerintah seharusnya memiliki nilai tawar yang tinggi dengan Kerajaan Arab Saudi, karena Indonesia memiliki jumlah jemaah haji yang cukup besar," kata anggota Komisi VIII DPR Ledia Hanifa Amaliah di Jakarta, Kamis (13/6/2013).
Dia mengatakan, DPR juga meminta agar Kemenag merumuskan antisipasinya seperti apa, bila pemangkasan itu tetap diberlakukan Kerajaan Arab Saudi.
"Kita meminta Kemenag dapat mensosialisasikan pemangkasan ini secara bijak dan memberi solusi bagi jemaah yang terkena pemangkasan," kata politkus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Ledia mengatakan, informasi pemangkasan ini harus disampaikan secara jelas dan terbuka. Apa sebab pemangkasan tersebut. Karena kalau tidak, kata dia, ini akan menyebabkan kesalahpahaman jamaah haji yang sudah mendapat nomor porsi dan melunasi pembayaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).
Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengatakan, akan mengurangin kuota haji 2013 sebesar 20 persen disetiap daerah dan provinsi yang ada di Indonesia.
"Pengurangan jumlah kuota ini hanya akan terjadi pada 2013. Pemerintah Arab Saudi dikatakan akan menyelesaikan renovasi Masjidil Haram sebelum musim haji 2014 datang," tandasnya.
"Pemerintah seharusnya memiliki nilai tawar yang tinggi dengan Kerajaan Arab Saudi, karena Indonesia memiliki jumlah jemaah haji yang cukup besar," kata anggota Komisi VIII DPR Ledia Hanifa Amaliah di Jakarta, Kamis (13/6/2013).
Dia mengatakan, DPR juga meminta agar Kemenag merumuskan antisipasinya seperti apa, bila pemangkasan itu tetap diberlakukan Kerajaan Arab Saudi.
"Kita meminta Kemenag dapat mensosialisasikan pemangkasan ini secara bijak dan memberi solusi bagi jemaah yang terkena pemangkasan," kata politkus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Ledia mengatakan, informasi pemangkasan ini harus disampaikan secara jelas dan terbuka. Apa sebab pemangkasan tersebut. Karena kalau tidak, kata dia, ini akan menyebabkan kesalahpahaman jamaah haji yang sudah mendapat nomor porsi dan melunasi pembayaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).
Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengatakan, akan mengurangin kuota haji 2013 sebesar 20 persen disetiap daerah dan provinsi yang ada di Indonesia.
"Pengurangan jumlah kuota ini hanya akan terjadi pada 2013. Pemerintah Arab Saudi dikatakan akan menyelesaikan renovasi Masjidil Haram sebelum musim haji 2014 datang," tandasnya.
(mhd)