Menakertrans harus ubah manajemen layanan TKI

Rabu, 12 Juni 2013 - 16:06 WIB
Menakertrans harus ubah...
Menakertrans harus ubah manajemen layanan TKI
A A A
Sindonews.com - Permasalahan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri seperti tidak ada habisnya. Paling baru, pembakaran kantor Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah, Arab Saudi.

Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung mengatakan, persoalan TKI terus saja terjadi berulang-ulang karena tidak adanya perubahan di sistem menajemen, sehingga pelayanan masih minim.

"Kita (manajemen) di luar negeri itu sangat minim sekali dan sangat terlambat, seringkali perlindungan juga tidak ada," kata Pramono di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (12/6/2013).

Terkait peristiwa pembakaran di KJRI Jeddah, menurut Pramono, di Arab Saudi memang banyak TKI yang tidak memiliki status karena sulitnya mengurus izin status.

"Maka dengan demikian ini harus menjadi pemerintah kita terutama Menteri Tenaga Kerja untuk memperbaiki menejemen yang ada. Sebab kalu ini dibiarkan maka korban itu makin banyak dan ini mencoreng kita semua karena ini terjadi diluar negeri menunjukan pelayanan atau menejemen yang buruk," tegasnya.

Sulitnya TKI mendapatkan surat izin karena sistem birokrasi yang berlarut-larut sehingga pada akhirnya tidak ada perlindungan bagi TKI itu.

"Ya ini kan terlalu birokrasi yang berlarut-larut, sehingga tidak ada perlindungan bagi warga negara kita terutama tenaga kerja kita yang ada diluar," tukasnya.

"Beda dengan apa yang terjadi di Filipina mereka betul-betul diberikan proteksi kepada Pemerintah, sehingga kalau kita lihat kasus meninggal dunia atau kekerasan terhadap TKI mungkin kita termasuk yang banyak dibandingkan dengan negara-negara lain," tuntasnya.
(lns)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Infografis
Gaza Harus Diperlakukan...
Gaza Harus Diperlakukan seperti Jepang dan Jerman setelah PD II
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved