HTI ajak SBY tolak penghargaan ACF

Kamis, 30 Mei 2013 - 16:03 WIB
HTI ajak SBY tolak penghargaan...
HTI ajak SBY tolak penghargaan ACF
A A A
Sindonews.com - Hizbut Tahir Indonesia (HTI) memandang penghargaan World Statesman Award yang akan diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari Appeal of Conscience Foundation (ACF), mempertegas sosok SBY sebagai tokoh kapitalis.

"HTI tidak melihat penghargaan itu, justru malah melihat penghargaan itu pembenaran bahwa memang SBY itu adalah contoh dari ikon kapitalis yang harus dihargai oleh mereka (ACF)," ujar Ketua DPD HTI Jawa Barat, M Riyan, di Bandung, Kamis (30/5/2013).

Dia mengatakan hal itu bukan tanpa sebab, pasalnya, berbagai kebijakan SBY, banyak yang membuat rakyat sengsara. Kebijakan SBY pun dinilai berbau kapitalis. "Salah satu yang penting bagaimana pemerintah akan menaikan harga BBM (bahan bakar minyak) untuk kesekian kali. Ini jadi salah satu contoh, untuk gelar-gelar yang seperti itu dia (SBY) akan mengorbankan rakyat," jelasnya.

Sebagai negarawan, SBY harusnya menjalankan metode untuk menjalakan visi dan misinya menyejahterakan rakyat. SBY bahkan harusnya menolak dengan tegas penghargaan tersebut. "Tentu kalau pandangan muslim harusnya ditolak, jelas," tegas Riyan.

Yang jadi pertanyaan, saat ini masyarakat mengkritisi penghargaan itu atau tidak. "Kalau kemudian masyarakat hanya sekedar setuju atau tidak setuju, menurut saya itu masih koma. Justru yang harus kita lakukan adalah mendorong perubahan," kata Riyan.

Karena itu, HTI selama ini menurutnya terus memperjuangkan agar sistem kapitalis tidak digunakan di Indonesia. Sistem khilafah untuk menjalankan negara dinilai sebagai jalan terbaik agar masyarakat sejahtera. "HTI senantiasa konsen pada isu-isu perubahan, jangan pernah takut tentang perubahan ke arah Islam," tandas Riyan.
(maf)
Berita Terkait
AHY Ngaku Tak Mudah...
AHY Ngaku Tak Mudah Sandang Nama Besar Yudhoyono: Kadang Ingin Protes
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
SBY Ajak Penonton Pestapora...
SBY Ajak Penonton Pestapora 2024 Nyanyi Lagu Pelangi di Matamu
SBY Jadi Magnet Penonton...
SBY Jadi Magnet Penonton Pestapora 2024 Hari Pertama
SBY Duet Bareng Yuni...
SBY Duet Bareng Yuni Shara, hingga Sandy Sondoro di Pestapora 2024
Tampil di Pestapora...
Tampil di Pestapora 2024 Hari Pertama, SBY: Masih Ingat Aku?
Berita Terkini
DPP PPP Menangkan 5...
DPP PPP Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai
Kemenag Siapkan Konten...
Kemenag Siapkan Konten Edukasi untuk Cegah Penyebaran LGBTQ
Prabowo-Narendra Modi...
Prabowo-Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama, Pertahanan hingga Teknologi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved