PKS masih ingin berkoalisi karena fasilitas kekuasaan
Selasa, 28 Mei 2013 - 06:32 WIB
PKS masih ingin berkoalisi karena fasilitas kekuasaan
A
A
A
Sindonews.com - Wacana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan keluar koalisi dari Sekretaris Gabungan (Setgab) pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terus bergulir dan menjadi polemik di publik.
Pengamat politik dari Soegang Sarjadi Syndicate (SSS) Toto Sugiarto menilai, sebenarnya PKS masih menginginkan ada di koalisi.
"Keuntungan tetap di koalisi jelas berupa adanya fasilitas-fasilitas, karena kadernya ada di kekuasaan," kata Toto, saat dihubungi Sindonews, Selasa (28/5/2013).
Presiden PKS Anis Matta memastikan, hingga kini tidak ada dorongan dari daerah agar ada pembicaraan mengenai nasib mereka di koalisi untuk dibahas dalam forum itu. "Enggak ada, ini bukan forum untuk membahas itu," kata Anis di Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat 24 Mei 2013.
Anis menekankan, suara mengenai keluar dari koalisi hanya sebatas pendapat pribadi, bukan secara partai. Karena hingga kini partainya ingin fokus dalam mencapai target tiga besar di Pemilu 2014.
"Enggak, itu kan cuma letupan-letupan saja. Sama sekali enggak ada. Di acara ini kita fokus ke pemilu saja, murni membahas hasil pemilu. Fokus kita ke pemilu saja (meraih) tiga besar," pungkasnya.
Pengamat politik dari Soegang Sarjadi Syndicate (SSS) Toto Sugiarto menilai, sebenarnya PKS masih menginginkan ada di koalisi.
"Keuntungan tetap di koalisi jelas berupa adanya fasilitas-fasilitas, karena kadernya ada di kekuasaan," kata Toto, saat dihubungi Sindonews, Selasa (28/5/2013).
Presiden PKS Anis Matta memastikan, hingga kini tidak ada dorongan dari daerah agar ada pembicaraan mengenai nasib mereka di koalisi untuk dibahas dalam forum itu. "Enggak ada, ini bukan forum untuk membahas itu," kata Anis di Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat 24 Mei 2013.
Anis menekankan, suara mengenai keluar dari koalisi hanya sebatas pendapat pribadi, bukan secara partai. Karena hingga kini partainya ingin fokus dalam mencapai target tiga besar di Pemilu 2014.
"Enggak, itu kan cuma letupan-letupan saja. Sama sekali enggak ada. Di acara ini kita fokus ke pemilu saja, murni membahas hasil pemilu. Fokus kita ke pemilu saja (meraih) tiga besar," pungkasnya.
(maf)