Tak lolos, PKNU tetap daftarkan kadernya nyaleg
Rabu, 24 April 2013 - 16:59 WIB
Tak lolos, PKNU tetap daftarkan kadernya nyaleg
A
A
A
Sindonews.com - Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) adalah salah satu partai politik (Parpol) yang tidak lolos menjadi peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2014. Kendati tak lolos, PKNU tetap mendaftarkan kadernya menjadi bakal calon anggota legislatif (Caleg).
Ketua Umum PKNU, Choirul Anam menjelaskan, majunya para kader PKNU sebagai caleg tentu saja melalui parpol yang lolos verifikasi oleh KPU sebagai peserta Pemilu 2014.
Beberapa partai yang menjadi sebaran kadernya adalah Partai Gerindra, Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
"Kader PKNU ada yang nyaleg ke Gerindra, PBB dan PPP," kata Anam di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2013).
Pria yang akrab disapa Cak Anam ini menjelaskan, kadernya terpaksa tersebar di beberapa parpol, karena Gerindra yang menjadi parpol pilihan pertama ternyata tidak bisa menampung banyak kader PKNU sebagai calon legislator.
"Gerindra tidak cukup menampung seluruh kader kami," ujarnya.
Terakhir, bergabungnya kader PKNU ke partai lain menurutnya, tak lain karena masalah proses penyelenggaraan Pemilu yang dinilainya berantakan. "Pemilu sekarang begitu amburadul," tuntasnya.
Ketua Umum PKNU, Choirul Anam menjelaskan, majunya para kader PKNU sebagai caleg tentu saja melalui parpol yang lolos verifikasi oleh KPU sebagai peserta Pemilu 2014.
Beberapa partai yang menjadi sebaran kadernya adalah Partai Gerindra, Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
"Kader PKNU ada yang nyaleg ke Gerindra, PBB dan PPP," kata Anam di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2013).
Pria yang akrab disapa Cak Anam ini menjelaskan, kadernya terpaksa tersebar di beberapa parpol, karena Gerindra yang menjadi parpol pilihan pertama ternyata tidak bisa menampung banyak kader PKNU sebagai calon legislator.
"Gerindra tidak cukup menampung seluruh kader kami," ujarnya.
Terakhir, bergabungnya kader PKNU ke partai lain menurutnya, tak lain karena masalah proses penyelenggaraan Pemilu yang dinilainya berantakan. "Pemilu sekarang begitu amburadul," tuntasnya.
(lns)