LUthfi minta dana kampanye PKS pada PT Indoguna Utama

Rabu, 24 April 2013 - 12:18 WIB
LUthfi minta dana kampanye...
LUthfi minta dana kampanye PKS pada PT Indoguna Utama
A A A
Sindonews.com - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq pernah meminta bantuan dana kepada Direktur PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman untuk dana kampanye KPS di daerah Sumatera pada 2012 lalu.

Hal itu terungkap dalam surat dakwaan terhadap Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) diketuai oleh M Roem di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) siang ini.

Dalam surat dakwaan itu disebutkan, 30 Desember 2012, Ahmad Fathanah menghubungi Elda Deviane Adiningrat atau akrab disapa Bunda agar dipertemukan dengan Direktur Utama PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman untuk membicarakan penambahan kuota impor daging atas nama PT Indoguna Utama.

“Pertemuan itu sekaligus menanyakan apakah Maria Elizabeth bersedia menyumbang untuk perjalanan Luthfi dalam rangka kampanye PKS di Sumatera,“ ungkap M Roem saat membacakan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (24/4/2013).

Pertemuan yang berlangsung di private room restoran Angus Steak House Senayan City itu dihadiri Elizabeth Liman, Elda dan juga Ahmad Fathanah.

Dalam pertemuan itu sendiri kemudian terjadi kesepakatan antara Liman dan juga Ahmad Fathanah.

“Liman akan dibantu dalam pengurusan penambahan kuota impor daging, dan selanjutnya Liman menyampaikan akan komit mendukung dana PKS,“ ungkap Roem.

Selanjutnya, 10 Januari 2013, Ahmad Fathanah melalui Elda alias Bunda meminta uang kepada Maria Elizabeth Liman untuk diberikan kepada Luthfi Hasan Ishaaq. Uang itu diminta sebagai keperluan acara di Medan.

Liman pun kemudian menginstruksikan terdakwa Arya Abdi Effendy alias Dio untuk menyiapkan uang sejumlah Rp300.000.000.

Kemudian, Maria memberitahukan kepada Elda untuk mengambil uang di kantor PT Indoguna Utama dan uang itu diambil oleh Jerry Roger Kumontoy atas perintah Elda dari terdakwa Arya Abdi.

“Setelah Elda menerima uang tersebut, selanjutnya dia menghubungi Fathanah untuk memberitahukan uang telah diterima dan Fathanah menyampaikan agar Elda menyimpannya karena merupakan bagian untuk Luthfi yang akan diberikan setelah acara di Medan,“ pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
Menimbang Ulang Impor...
Menimbang Ulang Impor Daging Kerbau
Pemerintah Janji Tinjau...
Pemerintah Janji Tinjau Ulang Kuota Impor Daging Sapi
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
7 Negara Pengekspor...
7 Negara Pengekspor Daging Terbesar ke Indonesia, yang Terakhir: Percaya Enggak Percaya!
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved