Ciptakan efek jera, kirim koruptor ke Nusakambangan

Selasa, 23 April 2013 - 00:24 WIB
Ciptakan efek jera,...
Ciptakan efek jera, kirim koruptor ke Nusakambangan
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi III DPR RI Taslim Chaniago berpendapat agar para koruptor tersebut bisa jera, lebih baik Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) memikirkan upaya membangun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) khusus koruptor.

Menurutnya, Lapas tersebut harus jauh dari akses masyarakat. Karena yang terjadi selama ini, para pelaku koruptor yang sudah dipenjara, dengan mudah menjangkau area publik. Hal ini memberikan peluang besar untuk napi bisa dengan mudah keluar masuk.

Tidak sekedar itu, dia juga mengusulkan agar kedepannya napi korupsi yang divonis diatas lima tahun pejara, ditempatkan di Lapas Nusakambangan. Dengan menerapkan hal itu semua orang bisa berfikir dua kali untuk melakukan korupsi.

“Saat ini faktanya orang dengan mudah untuk melakukan korupsi karena hukumannya yang ringan dan penjaranya juga bisa mudah dijangkau,” kata Taslim kepada wartawan, Senin (22/4/2013).

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) melakukan pencopotan terhadap Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Klas I Cipinang Syaiful Sahri. Hal itu terkait dengan memberikan izin keluar bagi terpidana kasus korupsi M Nazaruddin. "Iya betul, diberhentikan sementara," kata Kepala Humas Ditjenpas, Akbar Hadi Prabowo kepada Sindonews.

Dia menambahkan, pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap kasus tersebut. Maka itu, pihaknya menonaktifkan Syaiful Sahri. "Diberhentikan sementara dalam rangka evaluasi dan penilaian menyeluruh," tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Klas I Cipinang Syaiful Sahri siap mempertanggung jawabkan kabar terkait sakit yang diderita Nazar. Pasalnya, sakit itu sudah berdasarkan rekomendasi dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Siap saja, kita menjalankan sesuai prosedur merujuk kepada RS Kramat Jati. Bahwa kata tim dokter memang Nazar mengalami sakit batu empedu," kata Syaiful saat dihubungi Sindonews hari ini.
(maf)
Berita Terkait
Ketersediaan Tempat...
Ketersediaan Tempat Tidur di Wisma Atlet Tersisa 992
Sabtu Ini RSDC Wisma...
Sabtu Ini RSDC Wisma Atlet Rawat 6.128 Pasien
Mantan Bendum Partai...
Mantan Bendum Partai Demokrat M. Nazaruddin Hari Ini Bebas Murni
Wisma Atlet Beralih...
Wisma Atlet Beralih Fungsi, Siap Jadi Hunian Terjangkau bagi MBR dan ASN
Wisma Atlet Rawat 3.645...
Wisma Atlet Rawat 3.645 Pasien Covid-19, Pagi Ini Berkurang 113 Orang
Penghuni Wisma Atlet...
Penghuni Wisma Atlet Bertambah 247, Kini Rawat 3.947 Pasien Covid-19
Berita Terkini
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved