KPK geledah 3 lokasi soal suap makam mewah
Jum'at, 19 April 2013 - 15:02 WIB
KPK geledah 3 lokasi soal suap makam mewah
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pengembangan penyidikan terkait dengan kasus penyuapan perizinan lokasi Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) di Desa Antajaya, Kecamatan Tanjung Sari, Bogor, Jawa Barat.
Penyidik KPK terus mencari bukti-bukti tambahan mengenai upaya penyuapan yang dilakukan PT Garindo Perkasa yang nilainya hingga mencapai Rp1 miliar.
"Penggeledahan di tiga tempat. Pengeledahan dimulai sekira pukul 10.30 WIB," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2013).
Tiga titik itu sendiri antara lain adalah di Gedung Bappebti lantai 3-5 Jalan Kramat Raya Nomor 172, Jakarta Pusat, kemudian di apartemen Senopati lantai 18 unit 186 Tower 3 Jalan Senopati, Jakarta dan rumah yang berada di Jalan H Jian no 73 Cipete Utara, Jakarta. "Pengeledahan masih berlangsung," imbuhnya.
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima orang tersangka. Mereka adalah Direktur PT Gerindo Perkasa, Sentot, staf Pemerintah Kabupaten Bogor Usep, Ketua DPRD Bogor
Iyus Djuher, pihak swasta Willy, dan Nana.
Penyidik KPK terus mencari bukti-bukti tambahan mengenai upaya penyuapan yang dilakukan PT Garindo Perkasa yang nilainya hingga mencapai Rp1 miliar.
"Penggeledahan di tiga tempat. Pengeledahan dimulai sekira pukul 10.30 WIB," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2013).
Tiga titik itu sendiri antara lain adalah di Gedung Bappebti lantai 3-5 Jalan Kramat Raya Nomor 172, Jakarta Pusat, kemudian di apartemen Senopati lantai 18 unit 186 Tower 3 Jalan Senopati, Jakarta dan rumah yang berada di Jalan H Jian no 73 Cipete Utara, Jakarta. "Pengeledahan masih berlangsung," imbuhnya.
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima orang tersangka. Mereka adalah Direktur PT Gerindo Perkasa, Sentot, staf Pemerintah Kabupaten Bogor Usep, Ketua DPRD Bogor
Iyus Djuher, pihak swasta Willy, dan Nana.
(mhd)