Bangsa ini masalahnya banyak, SBY setop main Twitter
Senin, 15 April 2013 - 12:12 WIB
Bangsa ini masalahnya banyak, SBY setop main Twitter
A
A
A
Sindonews.com - Pengamat politik dari Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti mengungkapkan, kondisi Indonesia saat ini penuh dengan berbagai masalah, di antaranya soal bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
"Bangsa ini sudah sibuk dengan berbagai masalah. Di antaranya, masalah konflik antara TNI dan Polri, soal bendera yang dipakai di Aceh yang sarat akan simbol-simbol Gerakan Aceh Merdeka (GAM), soal rekening gendut Polri dan masih banyak masalah lainnya yang belum terselesaikan," ucap Ray dalam pesan singkatnya kepada Sindonews, Senin (15/4/2013).
Lebih lanjut dia mengatakan, seharusnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebagai pemimpin yang baik harus bisa menyelesaikan masalah ini dengan cara yang bijak.
Namun, sindir Ray, yang terjadi SBY lebih sibuk dengan twitter-nya, bahkan twitternya ini mirip dengan Presiden AS, Barrack Obama. "Seperti beberapa waktu lalu, masih segar dipikiran kita saat terjadinya bencana alam, SBY malah membuat album lagu," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden SBY telah memiliki akun twitter resmi bernama @SBYudhoyono, dengan bergabung di jejaring sosial itu, Ketua Umum Partai Demokrat itu dinilai lebih gaul.
"Presiden akan jauh lebih dekat dengan dunia, gaul kan," kata Sekretaris Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat, Khatibul Umam Wiranu Khatibul kepada wartawan di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 13 April 2013.
Dia tak menampik, jika salah satu tujuan pembuatan twitter tersebut untuk meningkatkan kembali popularitas SBY termasuk dengan Partai Demokrat.
"Ya mungkin setelah ada ujian yang begitu besar buat Partai Demokrat yang kira-kira akan membuat popularitas Demokrat itu menurun, saya kira perlu ada kiat-kiat, salah satu kiatnya ya twitter untuk memerbaiki popularitas Demokrat," pungkasnya.
"Bangsa ini sudah sibuk dengan berbagai masalah. Di antaranya, masalah konflik antara TNI dan Polri, soal bendera yang dipakai di Aceh yang sarat akan simbol-simbol Gerakan Aceh Merdeka (GAM), soal rekening gendut Polri dan masih banyak masalah lainnya yang belum terselesaikan," ucap Ray dalam pesan singkatnya kepada Sindonews, Senin (15/4/2013).
Lebih lanjut dia mengatakan, seharusnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebagai pemimpin yang baik harus bisa menyelesaikan masalah ini dengan cara yang bijak.
Namun, sindir Ray, yang terjadi SBY lebih sibuk dengan twitter-nya, bahkan twitternya ini mirip dengan Presiden AS, Barrack Obama. "Seperti beberapa waktu lalu, masih segar dipikiran kita saat terjadinya bencana alam, SBY malah membuat album lagu," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden SBY telah memiliki akun twitter resmi bernama @SBYudhoyono, dengan bergabung di jejaring sosial itu, Ketua Umum Partai Demokrat itu dinilai lebih gaul.
"Presiden akan jauh lebih dekat dengan dunia, gaul kan," kata Sekretaris Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat, Khatibul Umam Wiranu Khatibul kepada wartawan di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 13 April 2013.
Dia tak menampik, jika salah satu tujuan pembuatan twitter tersebut untuk meningkatkan kembali popularitas SBY termasuk dengan Partai Demokrat.
"Ya mungkin setelah ada ujian yang begitu besar buat Partai Demokrat yang kira-kira akan membuat popularitas Demokrat itu menurun, saya kira perlu ada kiat-kiat, salah satu kiatnya ya twitter untuk memerbaiki popularitas Demokrat," pungkasnya.
(maf)