KPU kekurangan SDM ahli soal pengadaan barang

Senin, 15 April 2013 - 10:43 WIB
KPU kekurangan SDM ahli...
KPU kekurangan SDM ahli soal pengadaan barang
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengakui, adanya kekurangan sumber daya manusia (SDM) yang ahli untuk proses pengadaan barang dan jasa.

Karena itu lembaga Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 ini, menggandeng Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) sebagai

Komisioner KPU,Hadar Nafis Gumay mengatakan, hal ini menjadi alasan kuat mengapa KPU membuat memorandum of understanding (MoU) dengan LKPP yang rencananya akan ditandatangani hari ini. "KPU juga kekurangan SDM yang ahli untuk ini," kata Hadar melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (15/4/2013).

Oleh karenanya, lembaga pimpinan Husni Kamil Manik ini pun akhirnya bekerjasama dengan LKPP mengenai proses pengadaan barang dan jasa yang nantinya akan digunakan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2014. "Jadi kami minta bantuan mereka (LKPP)," terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Hadar mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian proses penyelenggaraan Pemilu 2014. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan karena banyaknya pengadaan barang dan jasa yang akan digunakan untuk Pemilu 2014.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, MoU ini juga penting dilaksanakan, agar proses pengadaan barang dan jasa khusus untuk penyelenggaraan Pemilu dapat berjalan dengan baik.

"Sederhana, agar proses pengadaan barang pemilu, berjalan sesuai aturan dan akuntabel," kata Hadar melalui pesan singkatnya kepada wartawan.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Infografis
Perkembangan Tentara...
Perkembangan Tentara Robotik China Bikin Para Ahli Khawatir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved