Tak lolos DCS, kader Golkar diminta tetap loyal
Jum'at, 12 April 2013 - 17:27 WIB
Tak lolos DCS, kader Golkar diminta tetap loyal
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan, setiap pimpinan organisasi sayap partainya mempunyai hak untuk mengajukan anggotanya masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS).
Namun, karena tidak adanya kuota dalam penentuan DCS susah untuk memuaskan keinginan organisasi. Tak pelak, organisasi sayap merasa dikecewakan karena anggotanya tak lolos.
"Banyak yang kecewa jelas, tetap berbesar hati dan respek tetap loyal pada partai," ujar Nurul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (12/4/2013).
Anggota Komisi I DPR ini meyakini, DCS tidak didominasi oleh kader salah satu organisasi sayap partai. Menurutnya, partai akan melihat secara objektif apakah organisai tersebut memperlihatkan kinerjanya terhadap partai atau tidak.
Mantas artis era 90-an ini berharap, pimpinan organisasi tersebut bisa meredam amarah dan kekecewaan kader yang tidak masuk dalam DCS sehingga tetap loyal terhadap partai. "Seharusnya bisa, penilaiannya pasti objektif," kata dia.
Dari 560 calon anggota legislatif yang masuk DCS, imbuh Nurul, 41 persen terdiri dari kalangan pemuda dengan pendidikan rata-rata S1. Mengenai keterwakilan perempuan diakuinya juga sudah terpenuhi.
Namun, karena tidak adanya kuota dalam penentuan DCS susah untuk memuaskan keinginan organisasi. Tak pelak, organisasi sayap merasa dikecewakan karena anggotanya tak lolos.
"Banyak yang kecewa jelas, tetap berbesar hati dan respek tetap loyal pada partai," ujar Nurul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (12/4/2013).
Anggota Komisi I DPR ini meyakini, DCS tidak didominasi oleh kader salah satu organisasi sayap partai. Menurutnya, partai akan melihat secara objektif apakah organisai tersebut memperlihatkan kinerjanya terhadap partai atau tidak.
Mantas artis era 90-an ini berharap, pimpinan organisasi tersebut bisa meredam amarah dan kekecewaan kader yang tidak masuk dalam DCS sehingga tetap loyal terhadap partai. "Seharusnya bisa, penilaiannya pasti objektif," kata dia.
Dari 560 calon anggota legislatif yang masuk DCS, imbuh Nurul, 41 persen terdiri dari kalangan pemuda dengan pendidikan rata-rata S1. Mengenai keterwakilan perempuan diakuinya juga sudah terpenuhi.
(kri)