DPR tolak PKPU soal pencalegan Kades

Rabu, 10 April 2013 - 20:24 WIB
DPR tolak PKPU soal...
DPR tolak PKPU soal pencalegan Kades
A A A
Sindonews.com - Komisi II DPR RI menolak tegas Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 7 Tahun 2013 mengenai kepala desa (Kades) yang harus mundur dari jabatannya jika mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif (Caleg) untuk Pemilu 2014.

"Kami tidak setuju dengan PKPU itu. Kita minta untuk direvisi, harus direvisi," ucap anggota Komisi II DPR, Taufik Hidayat di Kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2013).

Menurutnya, peraturan yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu, dapat mendiskriminasikan para kades yang berniat maju untuk menjadi legislator.

Senada dengan Taufik, anggota Komisi II lainnya, Arif Wibowo juga beranggapan bahwa tidak ada dalam perundang-undangan yang menjelaskan mengenai pelarangan seorang kades untuk masuk bursa pencalegan. Karena itu, dia sepakat dengan yang disampaikan rekannya agar KPU merevisi PKPU mengenai pencalegan kades.

"Soalnya itu UU memang tidak melarang kades untuk menjadi caleg. Pikiran kita dulu, karena memang menjadikan rujukan keputusan MK tentang kepala daerah yang sedang menjabat. Maka dia, harus non-aktif ketika sedang menjabat (dan mau menjadi caleg)," jelas Arif di tempat yang sama.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Apresiasi Kejagung Tegas...
Apresiasi Kejagung Tegas Panggil Eks Jampidsus, Sahroni: Bukti Kejaksaan Tidak Main-main!
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved