Berantas korupsi, PPP dorong KPK masuk dalam konstitusi

Rabu, 10 April 2013 - 11:13 WIB
Berantas korupsi, PPP...
Berantas korupsi, PPP dorong KPK masuk dalam konstitusi
A A A
Sindonews.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menegaskan untuk menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal ini akan dibuktikan dalam perjuangan PPP untuk mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam konstitusi.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Suryadharma Ali mengatakan, partainya menjadi pelopor lahirnya TAP MPR No. XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).

Selain itu, PPP juga menjadi pelopor terbentuknya Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara (KPKPN) yang menjadi cikal-bakal KPK, dimana kader terbaik PPP saat dipercaya sebagai pimpinannya.

"Jika ada kesempatan untuk mengubah UUD Negara RI Tahun 1945, PPP akan berjuang agar KPK menjadi bagian dari UUD, sehingga posisi KPK bersifat permanen," ujar Suryadharma saat menyampaikan pidato politiknya terkait sembilan poin perjuangan politik PPP dalam acara resepsi Harlah 40 Tahun PPP di Kompleks Makam Syekhuna Kholil di Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Pada kesempatan itu dia juga menyinggung tentang kewenangan KPK. Menurutnya, hak penyidikan dan penuntutan harus tetap melekat pada KPK untuk mempercepat proses penanganan perkara korupsi.

Bahkan, dirinya berpendapat, kasus korupsi sebaiknya cukup ditangani oleh KPK saja. Sebaliknya, Polri maupun Kejaksaan tidak perlu mengurus persoalan korupsi. Namun, sambung pria yang biasa disapa SDA ini, pendapat dirinya bukan dilatarbelakangi alasan Kepolisian dan Kejaksaan tidak mampu dalam pemberantasan korupsi.

Tapi, banyaknya tugas yang harus ditangani oleh kedua lembaga itulah menyebabkan persoalan korupsi cukup ditangani pihak KPK saja. "Pemberantasan korupsi adalah tugas berat, sehingga membutuhkan konsentrasi penuh dengan dukungan sumber daya yang sangat besar," terangnya.

Dia juga berpesan, dalam melakukan pemberantasan korupsi, pihak KPK harus tetap kompak, dan menjaga integritasnya. Hal terpenting, kata Suryadharma, KPK harus mampu mempertahankan kepercayaan masyarakat untuk terciptanya negara Indonesia yang bersih dari segala tindak pidana korupsi.

"Izinkan saya menyatakan komitmen PPP untuk terus berjuang di garis terdepan bersama rakyat untuk melawan segala bentuk dan jenis korupsi, yang terbukti nyata mengingkari hak-hak rakyat dan menciptakan jurang ketidakadilan," tukasnya.
(kur)
Berita Terkait
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
Berita Terkini
Beredar Isu Menteri...
Beredar Isu Menteri PU Dody Hanggodo Kena Reshuffle Agustus Mendatang, Istana Buka Suara
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan...
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah
Mantan Wakapolri Oegroseno...
Mantan Wakapolri Oegroseno Dipanggil soal Dugaan Korupsi Lahan, Kortastipikor: Masih Penyelidikan
Menteri PU Dody Hanggodo...
Menteri PU Dody Hanggodo Respons Isu Kena Reshuffle: Ampun Bos Ampun
TNI Habema Bergerak...
TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Dicegah
Prabowo: Gaji Hakim...
Prabowo: Gaji Hakim Naik Hampir 300%, Lebih Tinggi dari Singapura
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved