Tak terlibat pembocoran sprindik Anas, pihak istana lega

Rabu, 03 April 2013 - 21:23 WIB
Tak terlibat pembocoran...
Tak terlibat pembocoran sprindik Anas, pihak istana lega
A A A
Sindonews.com - Pihak Istana Kepresidenan lega mendengar putusan Komite Etik terkait hasil investigasi bocornya draf surat perintah penyidikan (Sprindik) Anas Urbaningrum.

"Sebagaimana kita ketahui bahwa di penjelasan Komite Etik dinyatakan tidak ada keterlibatan dari pihak istana, tentu ini adalah hal yang kita tunggu-tunggu info yang sebenar-benarnya yang dilakukan Komite Etik," ujar Julian Aldrin Pasha di Kompleks Istana Kepresidenan, jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2013).

Julian mengaku telah melaporkan hasil investigasi Komite Etik tersebut kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Dan saya kira, kita bisa menerima kenyataan ini sebagai yang memang berdasarkan fakta dan bukti. Kami telah menyatakan hal yang sama pada 12 Februari 2013 yang menyatakan kami tidak terlibat sama sekali adanya pembocoran sprindik Anas Urbaningrum seperti yang dispekulasikan kala itu," katanya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, hari ini Komite Etik KPK telah mengumumkan hasil temuannya terkait kasus bocornya draf surat perintah penyidikan (sprindik) atas nama Anas Urbaningrum.

Anggota Komite Etik KPK Tumpak Hatorangan Panggabean menyatakan, dari pengusutan Komite Etik KPK, pihak yang membocorkan sprindik Anas adalah Wiwin Suwandi, sekretaris Abraham Samad.

"Benar, pembocor sprindik adalah Wiwin Suwandi yang menjabat sebagai sekretaris terperiksa satu Abraham Samad," kata anggota tim Komite Etik KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/4/2013).

Selain itu, dalam pemeriksan Komite Etik, menemukan adanya perintah dari Abraham untuk mengkopi dokumen dan dilakukan proses scanning oleh Wiwin.

Tumpak menjelaskan, Wiwin kemudian memfoto dokumen tersebut dengan handphonenya, BlackBerry.

Sampai akhirnya, hasil foto Wiwin tersebut disebar ke dua wartawan, yakni Tri Suharman dan Rudi Pollycarpus. Dari penjelasan Tumpak, Wiwin dan Tri saling kenal baik.

"Wiwin Suwandi tinggal satu rumah dengan terperiksa satu Abraham Samad," tambah Tumpak.
(lns)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Soal Siap Digantung...
Soal Siap Digantung di Monas, Anas: Lahir Batin Saya Tidak Melakukan yang Dituduhkan Itu
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Kejagung Ralat Pernyataan,...
Kejagung Ralat Pernyataan, Status Febrie Adriansyah Tetap Tersangka di 3 Sprindik Baru
Rismon: Jokowi Tak Ingin...
Rismon: Jokowi Tak Ingin Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, hanya Ingin Polemik Ijazah Tuntas
Dongkrak Ekonomi Perdesaan,...
Dongkrak Ekonomi Perdesaan, 10 Asosiasi Desa Dukung Kopdes Merah Putih
Wamenhaj Dorong Semangat...
Wamenhaj Dorong Semangat 'Travel Beyond Profit' di Mukernas III ASPHIRASI
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved