Ini konsep cegah politik uang

Sabtu, 30 Maret 2013 - 19:04 WIB
Ini konsep cegah politik...
Ini konsep cegah politik uang
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU) Ali Masykur Musa, menawarkan konsep kembali mencoblos gambar dalam pemilu mendatang.

Hal itu untuk mencegah kian tak terbendungnya politik uang dalam setiap pesta demokrasi.

"Kami akui politik uang dalam era paska reformasi ini cukup merajalela dan tidak bisa terbendung. Ini merusak sendi demokrasi. Karenanya harus dilakukan perubahan sistem politik, kembali mencoblos gambar dan nomor urut parpol," ujarnya saat bersikaturahmi ke kediaman pengasuh Ponpes Mambaus Sholihin Suci, Kecamatan Manyar, Gresik, Sabtu (30/3/2013).

Menurutnya, dengan mencoblos gambar dan nomor urut maka pemilih dan yang dipilih tidak punya kesempatan untuk menjalin politik transaksional. Namun, pemilih bisa benar-benar memilih parpol yang memperjuang rakyat dan semata-mata bukan kepentingan pribadi.

"Misalnya bagi pemilih NU. Warga NU bisa memilih mana partai-partai yang masih memperjuangkan Ahlussunah Waljamaah dan berpihak pada rakyat kecil," katanya memberi contoh.

Tidak hanya di Pemilu Legislatif (Pileg), namun Ali Masykur Musa juga menegaskan bila konsep pemilihan kepala daerah hingga pemilihan gubernur juga harus dikembalikan ke DPRD lagi. Dengan pola tersebut, adik mantan Ketua PWNU Jatim Ali Maschan Musa itu optimis, politik uang dapat diminimalisir.

Namun, anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu menyadari, bila konsep itu bakal mendapat perlawanan dari parpol-parpol yang saat ini menjadi peserta pemilu. Karena hampir semua parpol masih menyukai pola politik proporsional seperti yang dianut saat ini.

"Tetapi kami mempunyai keyakinan, bila dalam setiap era politik itu ada waktunya. Ya kami perkirakan antara 20 tahun sampai 30 tahun. Dan era reformasi ini kami perkirakan berubah saat pemili 2019," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua PP ISNU itu juga mengungkapkan program yang digarap bersama Machfud MD selaku Ketua Dewan Kehormatan yaitu silaturahmi ke kiai-kiai NU se-Indonesia. Selain menguatkan tradisi NU, juga bertujuan merajut atau menyambung 'tulang-tulang' yang tercecer. Mengingat kekuatan NU cukup besar dan mempunayi banyak faksi.

"Siapa saja warga NU bebas berpolitik. Namun, bila sudah duduk di legislatif, mereka harus dipertemkan dalam wadah NU. Sehingga mereka dapat mengutamakan kepenting umat NU," katanya menawarkan ide.

Disinggung tentang kegiatan silaturahmi yang digalang PP ISNU merupakan bagian juga sosialisasi Machfud MD untuk pencalonan presiden 2015, Ali Masykur Musa hanya tersenyum. Dia menyebutkan, bila silaturahmi yang digalang merupakan kegiatan tanpa tendensi politik.

"Bahwa ISNU mendorong kader NU mencapres iya. Tetapi silaturahmi yang kami lakukan murni karena mengiatkan tradisi NU," ujarnya politis.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved