Dipo Alam intoleransi soal penghargaan SBY

Senin, 27 Mei 2013 - 16:50 WIB
Dipo Alam intoleransi...
Dipo Alam intoleransi soal penghargaan SBY
A A A
Sindonews.com - Sekretaris Kabinet Dipo Alam dengan pembelaannya terkait penerimaan penghargaan World Statesman Award dari Appeal of Conscience Foundation (ACF) kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dinilai malah memberikan jawaban atas kesangsian penerimaan penghargaan tersebut.

Mantan Juru Bicara Presiden era Gus Dur, Adhie Massardi mengatakan, Dipo melalui akun Twitter @dipoalam49 menjawab kesangsian banyak kalangan akan penerimaan gelar negarawan pemelihara keberagaman dan demokrasi tersebut.

"Para pemuka agama seperti Romo Frans Magnis Suseno, tokoh pergerakan prodemokrasi dan para penggiat HAM, menganggap LSM yang didirikan tokoh Yahudi AS (Rabbi Arthur Schneier) ini, tidak layak memberikan World Statesman Award kepada SBY karena faktanya kehidupan keberagamaan di Indonesia justru sedang terancam oleh gerakan kaum intoleran yang justru seperti mendapat angin (pembiaran) dari pemerintah," ketus Adhie melalui rilis yang diterima Sindonews, Senin (27/5/2013).

Dia mengungkapkan, kebohongan Dipo terungakap melalui kicauannya sebagai berikut. "Umaro, Ulama Umat Islam di Indonesia secara umum sudah baik, mari lihat ke depan, tidak baik pimpinannya dicerca oleh yang non-muslim FMS,” sebagaimana dikutip melalui akun Twitter @dipoalam49.

Menurut Adhie, pernyataan Dipo sebagai orang yang sangat dekat dengan SBY merupakan sikap politik kaum ultra-sektarian yang sangat intoleran dan anti-demokrasi. "Karena demokrasi memberikan hak kepada setiap warga negara untuk menyikapi pemimpinnya, tak perduli dia muslim atau bukan," katanya.

“Pernyataan Dipo itu membuka tabir gelap SBY soal toleransi, demokrasi dan pluralisme. Jadi kalau orang-orang dekatnya saja intoleran dan anti-demokrasi, dari mana ceritanya SBY bisa membangun kehidupan keberagamaan di Indonesia? Pasti bohong besar,” tukas koordinator Gerakan Indonesia Bersih ini.
(lal)
Berita Terkait
AHY Ngaku Tak Mudah...
AHY Ngaku Tak Mudah Sandang Nama Besar Yudhoyono: Kadang Ingin Protes
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
SBY Ajak Penonton Pestapora...
SBY Ajak Penonton Pestapora 2024 Nyanyi Lagu Pelangi di Matamu
SBY Jadi Magnet Penonton...
SBY Jadi Magnet Penonton Pestapora 2024 Hari Pertama
SBY Duet Bareng Yuni...
SBY Duet Bareng Yuni Shara, hingga Sandy Sondoro di Pestapora 2024
Tampil di Pestapora...
Tampil di Pestapora 2024 Hari Pertama, SBY: Masih Ingat Aku?
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Oarfish, Ikan Kiamat...
Oarfish, Ikan Kiamat yang Dikaitkan dengan Bencana Alam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved