KPU bangun sistem informasi untuk hilangkan manipulasi dan kecurangan

Senin, 27 Mei 2013 - 15:27 WIB
KPU bangun sistem informasi...
KPU bangun sistem informasi untuk hilangkan manipulasi dan kecurangan
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan meningkatkan standar keamanan sertifikat hasil penghitungan suara (C1). Hal itu untuk memperkecil manipulasi hasil penghitungan suara pada Pemilu 2014 mendatang.

"Saya kira memang tentu C1 seharusnya memiliki standar yang sama, nanti kita tingkatkan C1 dengan standar security tertentu," ujar Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hadar Nafis Gumay saat dihubungi wartawan, Senin (27/5/2013).

Selain, dengan cara tersebut maka data tidak bisa dipalsukan dan digandakan. Selain itu, KPU berencana membangun sistem informasi yang nantinya bisa mencatat dan mempublikasikan dengan cepat hasil-hasil pemungutan suara di setiap tempat pemngutan suara (TPS).

"Di setiap TPS begitu hasilnya sudah ada bisa dilaporkan dan dipublikasikan. Dengan cara ini semua bisa tahu, TPS dimana hasilnya berapa," tuturnya.

Sehingga, potensi bermain curang bisa diminimalisir. "Bahwa nanti ada salah pencatatan ya mungkin bisa dikoreksi tapi paling tidak diumumkan dulu," katanya.

Lebih lanjut dia menambahkan, pihaknya sangat berharap, sistem infomasi tersebut bisa dibangun sesuai yang diharapkan. KPU diyakini masih memiliki cukup waktu untuk membangun sistem tersebut.

Harapannya semua stakeholder yakni pemilih maupun partai politik, bisa mengetahui perkembangan perolehan suara dan tidak hanya bergantung dengan C1 yang selama ini termanipulasi.

"Saya memahami parpol sangat khawatir soal ini, segala persiapan sudah maksimal tapi ujung dari Pemilu adalah parpol dapat suara berapa," tuturnya.

KPU saat ini tengah memikirkan agar suara itu benar-benar tidak termanipulasi, walaupun semua tahu sistem pemilu cukup rumit. Terlebih peserta Pemilu, calonnya, unit data yang direkam pun banyak.

"Tapi kita sedang pikirkan menuju kesana," pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Berita Terkini
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved