Perindo minta PKL Jakarta cegah parkir liar

Minggu, 26 Mei 2013 - 16:54 WIB
Perindo minta PKL Jakarta...
Perindo minta PKL Jakarta cegah parkir liar
A A A
Sindonews.com - Pedagang Kaki Lima (PKL) JT 46, Lapangan Tembak, Cibubur, Jakarta Timur terlihat antusias saat menyambut kedatangan organisasi masyarakat Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Hanura. Mereka dengan semangat membersihkan lokasi usahanya dari sampah dan sanitasi yang tersumbat.

Untuk meminta para pedagang tetap peduli dengan kebersihan lingkungan, Perindo dan Partai Hanura juga memberikan peralatan kebersihan seperti tempat sampah dan sapu bagi setiap kios para pedagang. Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Srikandi Partai Hanura dan Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Partai Hanura Guntur.

Lurah Cibubur Mulyadi mengatakan lokasi PKL JT 46 tersebut merupakan salah satu program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap perkembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Jakarta Timur. Hal itu dimaksudkan agar PKL tertata dengan baik.

"Aturan tersebut diatur dibawah pemerintah DKI, kelurahan Cibubur.
Tujuannya agar para pedagang jaga kebersihan lingkungannya, karena yang namanya pedagang, harus membuat pembeli menjadi nyaman untuk pembeli. Nanti dari unit kebersihan akan bantu untuk pengangkutan," ungkapnya dalam sambutannya di lokasi, Minggu (26/05/2013).

Mulyadi meminta agar para PKL mampu ikut mengingatkan para konsumen agar tidak parkir sembarangan. Sebab hal itu akan menambah kemacetan Jakarta.

"Bisa enggak kiosnya ditata dengan baik. Kami selalu melakukan penilaian kepada para PKL, kalau bagus akan kami rekomendasikan untuk dipertahankan, misalnya bersih dan nyaman. Misalnya ini lokasi jalan raya jadi akses masyarakat, keluhan banyak pembeli yang parkirnya tak tertata, jadi macet. Kalau macet PKL sebenarnya tak mengganggu mereka, tapi akhirnya keluhan ke saya parkir liar, yang kena pedagang," jelasnya.

Ketua Perindo DKI Jakarta yang juga caleg Partai Hanura dapil Jakarta Timur nomor urut 1, Wijaya Kusuma mengatakan, PKL memang harus memiliki kemauan untuk mewujudkan usaha yang mandiri. Ia mengungkapkan banyak pelaku UKM yang belum terekspos karena tak memahami pola pemasaran.

"Karena itu Perindo bersinergis membantu pelaku usaha kecil dan menengah serta pemerintah, banyak kan dari mereka yang membuat kerajinan daur ulang bagus-bagus tapi tak dikenal karena pemasaran yang kurang, dan kami mendampingi mereka, jangan sampai para UMKM justru gagal di negeri sendiri dan jadi TKW ke luar negeri," jelas Wijaya.
(lal)
Berita Terkait
Wujud Kepedulian Pertamina...
Wujud Kepedulian Pertamina pada Anak Yatim Piatu
Asabri Salurkan Bantuan...
Asabri Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera
Optik Tunggal Perluas...
Optik Tunggal Perluas Jangkauan CSR ke Daerah Terpencil
Pertamina EP Tuntaskan...
Pertamina EP Tuntaskan 354 Program Sosial hingga September 2025
Inisiatif WINGS for...
Inisiatif WINGS for UNICEF untuk Wujudkan Sekolah Sehat dan Ramah Lingkungan di Indonesia
Gandeng Baznas, BKI...
Gandeng Baznas, BKI Jalankan Program Sosial di Sekitar Wilayah Operasi
Berita Terkini
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Breaking News! Wamentan...
Breaking News! Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved