Terkait dana haram kampanye, PKS selalu husnudzon
Jum'at, 24 Mei 2013 - 18:04 WIB
Terkait dana haram kampanye, PKS selalu husnudzon
A
A
A
Sindonews.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak terlalu mengkhawatirkan kemungkinan masuknya dana haram ke dalam partai maupun calon anggota legislatif (caleg) untuk kampanye Pemilu 2014.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS, Taufiq Ridho mengungkapkan jika partainya selalu berpikir positif terhadap dana-dana yang masuk untuk pesta demokrasi tahun depan.
"Mudah-mudahan kita selalu berhusnudzon sejak awal tidak ada niat mengambil dana haram, tidak ada dari awal kita menarik niatan ilegal," kata Taufik di Gedung Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2013).
"Yah kan kita haramkan dana haram, itu tadi prinsip awalnya kita hanya husnudzon jangan bangun prinsip negatif thinking," sambungnya.
Yang terpenting kata dia, hingga saat ini partainya masih mengutamakan sumber biaya dari kader mereka. Karena itu, masalah dana kampanye pun tidak dikhawatirkan.
"PKS tidak hanya partai. Tetapi kita punya 600.000 kader yang mengikuti kegiatan tiap pekan, nah dari situ ada iuran dan infaq dan kita gunakan untuk pemenangan Pemilu, ada yang berupa kaos, stiker dan sebagainya," pungkasnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS, Taufiq Ridho mengungkapkan jika partainya selalu berpikir positif terhadap dana-dana yang masuk untuk pesta demokrasi tahun depan.
"Mudah-mudahan kita selalu berhusnudzon sejak awal tidak ada niat mengambil dana haram, tidak ada dari awal kita menarik niatan ilegal," kata Taufik di Gedung Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2013).
"Yah kan kita haramkan dana haram, itu tadi prinsip awalnya kita hanya husnudzon jangan bangun prinsip negatif thinking," sambungnya.
Yang terpenting kata dia, hingga saat ini partainya masih mengutamakan sumber biaya dari kader mereka. Karena itu, masalah dana kampanye pun tidak dikhawatirkan.
"PKS tidak hanya partai. Tetapi kita punya 600.000 kader yang mengikuti kegiatan tiap pekan, nah dari situ ada iuran dan infaq dan kita gunakan untuk pemenangan Pemilu, ada yang berupa kaos, stiker dan sebagainya," pungkasnya.
(kri)