Penghargaan ACF tak akan buat SBY silau
Jum'at, 24 Mei 2013 - 14:42 WIB
Penghargaan ACF tak akan buat SBY silau
A
A
A
Sindonews.com - Penghargaan World Statesman 2013 dari The Appeal of Conscience Foundation (ACF) yang akan diberikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terus mengundang reaksi publik.
Menanggapi polemik ini, lewat Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparringa, Presiden SBY mengatakan, menerima penghargaan bukan dan tidak pernah menjadi tujuan Pemerintahan SBY.
"SBY hanya memiliki kehendak untuk melakukan yang terbaik yang ia bisa berikan kepada rakyat dan negerinya," ucap Daniel Sparringa, lewat rilisnya kepada redaksi Sindonews, Jumat (24/5/2013).
Namun, Daniel mengatakan, dengan segala positif maupun negatif dari pemerintahan SBY, SBY sebagai pemimpin, ingin memenuhi komitmen konstitusional dan personalnya untuk menjaga kebhinekaan sebagai bangunan dasar dari Republik ini.
"Penghargaan tidak akan membuatnya silau. Cacian juga tidak akan membuat SBY berkecil hati untuk menjalankan amanah dalam sisa masa kepemerintahannya. SBY hanya meminta agar semua pihak paham bahwa kemajemukan adalah sebuah berkat sekaligus tantangan. Kita perlu merayakan sekaligus mengelolanya. Kita perlu kontitusi dan hati yang besar untuk memajukan Indonesia," pungkasnya.
Menanggapi polemik ini, lewat Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparringa, Presiden SBY mengatakan, menerima penghargaan bukan dan tidak pernah menjadi tujuan Pemerintahan SBY.
"SBY hanya memiliki kehendak untuk melakukan yang terbaik yang ia bisa berikan kepada rakyat dan negerinya," ucap Daniel Sparringa, lewat rilisnya kepada redaksi Sindonews, Jumat (24/5/2013).
Namun, Daniel mengatakan, dengan segala positif maupun negatif dari pemerintahan SBY, SBY sebagai pemimpin, ingin memenuhi komitmen konstitusional dan personalnya untuk menjaga kebhinekaan sebagai bangunan dasar dari Republik ini.
"Penghargaan tidak akan membuatnya silau. Cacian juga tidak akan membuat SBY berkecil hati untuk menjalankan amanah dalam sisa masa kepemerintahannya. SBY hanya meminta agar semua pihak paham bahwa kemajemukan adalah sebuah berkat sekaligus tantangan. Kita perlu merayakan sekaligus mengelolanya. Kita perlu kontitusi dan hati yang besar untuk memajukan Indonesia," pungkasnya.
(maf)