Bawaslu ingatkan KPU jangan main-main dengan hukum

Selasa, 19 Maret 2013 - 16:14 WIB
Bawaslu ingatkan KPU...
Bawaslu ingatkan KPU jangan main-main dengan hukum
A A A
Sindonews.com - Pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengaku tidak memiliki kepentingan apapun terkait laporan dugaan pelanggaran kode etik dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Menurut anggota Bawaslu, Nelson Simanjuntak, sikap itu diambil untuk mengingatkan agar KPU bekerja berdasarkan perundang-undangan.

Salah satunya dengan menindaklanjuti hasil sidang ajudikasi yang merekomendasikan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menjadi partai politik (Parpol) peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

"Kami melaporkan ke DKPP bukan karena kepentingan Bawaslu, tetapi bagaimana KPU harus bersikap berdasarkan perundang-undangan," kata Nelson dalam konferensi persnya di Kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2013).

Bawaslu juga mengingatkan Husni Kamil Manik cs untuk tidak bermain-main dengan UU, termasuk tidak dilanjutkanya rekomendasi Bawaslu agar PKPI menjadi peserta Pemilu. Menurutnya PKPI telah memiliki kekuatan hukum tetap menjadi peserta Pemilu 2014 meski tidak diajukan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN). "Jadi, KPU jangan bermain-main dengan hukum," cetusnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bawaslu melaporkan KPU ke DKPP dengan dugaan pelanggaran kode etik Pasal 2 huruf d UU No 15 tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu dan Pasal 5 huruf d juncto Pasal 11 Peraturan bersama KPU, Bawaslu, dan DKPP.

"Yakni KPU dalam melaksanakan tugasnya sebagai penyelenggara Pemilu tidak berpedoman kepada kepastian hukum," tegas Ketua Bawaslu, Muhammad.
(lns)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Bupati dan Sekda Kuansing...
Bupati dan Sekda Kuansing Kenakan Rompi Oranye usai Serahkan Diri ke KPK
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
Kapolri Akui Polri Belum...
Kapolri Akui Polri Belum Sempurna, Janji Terima Semua Kritik dan Masukan
Kepercayaan Publik pada...
Kepercayaan Publik pada Polri Meningkat, Bukti Reformasi Institusi Berjalan
Bonatua Ungkap Alasan...
Bonatua Ungkap Alasan Gugat Penyelenggara Pemilu hingga UGM terkait Legalisir Ijazah Jokowi
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved