SBY ingin buktikan tidak urusi Demokrat saja
Jum'at, 15 Maret 2013 - 07:59 WIB
SBY ingin buktikan tidak urusi Demokrat saja
A
A
A
Sindonews.com - Pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan beberapa organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam di Kantor Kepresidenan, dinilai untuk membuktikan bahwa SBY tidak hanya mengurusi Partai Demokrat saja.
Seperti diketahui, setelah SBY memutuskan untuk mengambil kendali Partai Demokrat, banyak yang menganggap, SBY meninggalkan tugasnya sebagai seorang Presiden.
"Menunjukkan bahwa SBY tidak hanya mengurusi partainya saja, Demokrat. Tapi dia (SBY) juga mengurus pihak-pihak lain di luar partainya. Mengurusi semua pihak, yakni masyarakat Indonesia," ucap pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Bagus Takwin, saat dihubungi Sindonews, Jumat (15/3/2013).
Sebelumnya, SBY mengundang tujuh purnawirawan TNI pada Rabu 13 Maret 2013, di Kantor Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Di mana tujuh mantan jenderal atau purnawirawan TNI itu adalah Luhut Panjaitan, Subagyo HS, Fahrul Rozi, Agus Wijoyo, Johny Josephus, Sumardi, dan Suaidi Marasabessy.
Kemudian, di tempat yang sama, pada Kamis 14 Maret 2013, SBY kembali melakukan pertemuan dengan sejumlah ormas Islam. Ke-13 ormas Islam yang bertemu SBY ini merupakan ormas yang ikut mendeklarasikan dan menyatakan bergabung dalam Lembaga Persahabatan ormas Islam (LPOI).
Mereka adalah Nahdlatul Ulama (NU), Persis, Al-Irsyad al-Islamiyah, Al-Ittihadiyah, Matlaul Anwar, Ar-Rabithah Al-Alawiyah, Al-Washliyah, Az-Zikra, Syarikat Islam Indonesia, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), IKADI, Perti, dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII).
Seperti diketahui, setelah SBY memutuskan untuk mengambil kendali Partai Demokrat, banyak yang menganggap, SBY meninggalkan tugasnya sebagai seorang Presiden.
"Menunjukkan bahwa SBY tidak hanya mengurusi partainya saja, Demokrat. Tapi dia (SBY) juga mengurus pihak-pihak lain di luar partainya. Mengurusi semua pihak, yakni masyarakat Indonesia," ucap pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Bagus Takwin, saat dihubungi Sindonews, Jumat (15/3/2013).
Sebelumnya, SBY mengundang tujuh purnawirawan TNI pada Rabu 13 Maret 2013, di Kantor Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Di mana tujuh mantan jenderal atau purnawirawan TNI itu adalah Luhut Panjaitan, Subagyo HS, Fahrul Rozi, Agus Wijoyo, Johny Josephus, Sumardi, dan Suaidi Marasabessy.
Kemudian, di tempat yang sama, pada Kamis 14 Maret 2013, SBY kembali melakukan pertemuan dengan sejumlah ormas Islam. Ke-13 ormas Islam yang bertemu SBY ini merupakan ormas yang ikut mendeklarasikan dan menyatakan bergabung dalam Lembaga Persahabatan ormas Islam (LPOI).
Mereka adalah Nahdlatul Ulama (NU), Persis, Al-Irsyad al-Islamiyah, Al-Ittihadiyah, Matlaul Anwar, Ar-Rabithah Al-Alawiyah, Al-Washliyah, Az-Zikra, Syarikat Islam Indonesia, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), IKADI, Perti, dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII).
(maf)