Lagi, politikus Demokrat disebut-sebut terlibat korupsi

Kamis, 14 Maret 2013 - 23:29 WIB
Lagi, politikus Demokrat...
Lagi, politikus Demokrat disebut-sebut terlibat korupsi
A A A
Sindonews.com - Nama kader Partai Demokrat Sutan Bhatoegana disebut-sebut ikut membantu mengurus anggaran pengadaan laboratorium dan alat penunjang laboratorium tahun anggaran 2010 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Hal tersebut diungkapkan mantan Direktur Pemasaran Permai Grup, Mindo Rosalina Manullang (Rosa), saat bersaksi untuk terdakwa Tri Mulyono dan Fachrudin dalam sidang, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta.

"Tahun 2010 itu, saya dikenalkan ke Sutan Bhatoegana (anggota Komisi VII DPR), I Wayan Koster (anggota Komisi X DPR), Said Abdullah (anggota Komisi VIII DPR). Menggiring itu (anggaran) di Senayan (DPR), yang melakukan Pak Nazaruddin dan teman-temannya," kata Rosa di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/3/2013).

Dalam kesaksiannya, Rosa mengaku diperkenalkan mantan atasannya M Nazaruddin ke beberapa anggota dewan untuk menggiring anggaran di UNJ tersebut.

Dijelaskan Rosa, perkenalan yang dilakukan di sebuah restoran di daerah Senayan, Jakarta Selatan, bertujuan untuk mengurus anggaran. Tidak hanya anggaran pengadaan laboratorium di UNJ, melainkan semua anggaran.

Rosa juga menyebut juga pernah diperkenalkan Nazaruddin anggota Komisi VII DPR yang sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Jhonny Allen Marbun.

Menurut Rosa, pengadaan laboratorium di sejumlah universitas, termasuk UNJ berawal dari Nazaruddin yang mengatakan bahwa ada proyek dari APBN dan APBN-P. Nazaruddin, kata Rosa, kemudian memberikan daftar universitas mana-mana saja yang akan mendapatkan anggaran pengadaan laboratorium tersebut.

Kemudian, sambung Rosa, dirinya menyuruh anak buahnya ke universitas dimaksud agar mengajukan proposal pengadaan ke kementerian. Selanjutnya, Kementerian membahas anggaran tersebut di DPR atau Badan Anggaran (Banggar) DPR.

Mirwan Amir (mantan pimpinan Banggar DPR) dan Angelina Sondakh (mantan anggota Banggar), kata Rosa, yang mengurus anggaran di Banggar DPR.
(maf)
Berita Terkait
Prof Romli Nilai KPK...
Prof Romli Nilai KPK Hanya Dampingi Temuan Korupsi di Kemendikbud
Kejagung Siap Bekerja...
Kejagung Siap Bekerja Sama dengan KPK Tangani Kasus Korupsi di Kemendikbud
Kejagung Buka Peluang...
Kejagung Buka Peluang Periksa Eks Mendikbud di Kasus Korupsi Pengadaan Laptop
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Laptop, Ketua PBNU: Mengikis Kepercayaan Nilai Luhur Pendidikan
Kejagung Periksa Manajer...
Kejagung Periksa Manajer ChromeOS Indonesia Terkait Kasus Korupsi Laptop Kemendikbud
OTT Pejabat UNJ, Aliansi...
OTT Pejabat UNJ, Aliansi Dosen Tuntut Reformasi Birokrasi Pendidikan
Berita Terkini
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved